HousingEstate, Jakarta - Pada peresmian rumah susun (rusun) Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta Selatan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melemparkan banyak pemujian. Karena rusun yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sejak tahun 2016  menggunakan APBN sebesar Rp970 miliar ini memiliki banyak kelebihan.

“Rusun Pasar Rumput ini akan mempermudah masyarakat untuk mengakses hunian yang layak sekaligus melakukan berbagai aktivitas ekonominya. Ada banyak keistimewaan dari Rusun ini selain terintegrasi dengan pasar dan fasilitas transportasi publik,” ujar Jokowi saat acara peresmian Rusun Pasar Rumput, Senin (20/9).

Rusun ini istimewa, lanjut Jokowi, dibangun dengan konsep mixed use development. Jadi tidak hanya menyediakan unit hunian tapi juga dilengkapi berbagai fasilitas yang lengkap. Konsep hunian seperti ini yang  terus didorong oleh pemerintah untuk diperbanyak, yaitu hunian yang diintegrasikan dengan berbagai pusat aktivitas seperti di terminall, stasiun, sekolah, dan sebagainya.

Jokowi juga mengatakan, Rusun Pasar Rumput ini juga dapat difungsikan untuk menampung masyarakat dari sisi Sungai Ciliwung yang terdampak program normalisasi sungai untuk mengantisipasi penanganan banjir di Jakarta. Harapannya, keberadaan Rusun ini bisa meringankan beban masyarakat yang berkaitan dengan sarana huniannya.

“Dengan adanya Rusun Pasar Rumput ini masyarakat mendapatkan akses ke fasilitas hunian yang sehat, nyaman, dan terjangkau sehingga bisa membantu berbagai aktivitasnya dan meningkatkan produktivitas. Apalagi Rusun ini juga dilengkapi dengan fasos-fasum dan berbagai fasilitas lainnya,” imbuhnya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Rusun Pasar Rumput ini dibangun sebanyak tiga tower yang masing-masing memiliki ketinggian 25 lantai. Rincian pemanfaatannya, lantai satu untuk pasar dengan jumlah kios 318 kios dan 350 los, lantai dua juga untuk pasar sebanyak 649 kios.

Kemudian di lantai tiga difungsikan untuk sejumlah fasilitas umum dan fasilitas sosial seperti pendidikan anak usia dini (PAUD), masjid, ruang terbuka, dan sebagainya. sementara mulai lantai empat hingga 25 diperuntukan sebagai unit hunian sebanyak 1.984 unit dengan tipe 36 m2. Setiap unitnya juga telah dilengkapi pendingin udara.

“Pembangunan Rusun Pasar Rumput ini termasuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di DKI Jakarta. Harapannya Rusun ini bisa mengurangi kawasan kumuh serta menyediakan hunian layak bagi masyarakat. Lokasi Rusun Pasar Rumput terintegrasi dengan halte bus Transjakarta dan tidak jauh dari Terminal Manggarai sehingga mempermudah mobilitas masyarakat pengguna kendaraan umum,” jelas Basuki.