HousingEstate, Jakarta - GNA Group meluncurkan proyek perumahan baru untuk yang ketiga kalinya selama 2021. Pertama, Golden Cikeas di Bogor, kedua di Kerawang, Jawa Barat, dan ketiga di Legok, Banten, yang diberi nama Golden Flower.

GNA Group merupakan pengembang dengan pengalaman 15 tahun dan telah banyak mengembangkan perumahan seperti Golden Park 1, 2, 3, Golden Stone, Golden Cikeas, Golden Karawang, dan sebagainya.

Golden Flower dikembangkan di atas lahan seluas 3,1 ha (219 unit). Tipe rumahnya mulai Amaryllis Basic (21/50), Amaryllis Premium (31/50), Chamomile (48/72), Crysant (47/84), Daisy Basic (48/60), Daisy Premium (53/60), dan Daisy Premium Plus (62/60). Harga mulai Rp300 juta.

Kontur lahan ekstrim dan iklim kawasannya yang masih sejuk dimanfaatkan untuk mengusung konsep hunian dengan kawasan yang hijau dan asri. Keseluruhan kawasan ini diarahkan untuk menjadi perumahan dengan konsep modern khas GNA Group yang mengusung sustainable development dengan harga yang affordable.

Menurut Direktur Utama GNA Group Gregorius Gunho, perumahan Golden Flower akan memberikan pengalaman hunian di kawasan yang hijau dan asri. “Kami sangat concern akan hunian sehat yang ditunjang dengan view yang asri.  Konsep hunian seperti ini penting diterapkan dalam situasi pandemi Covid-19,” ujarnya dalam siaran pers yang diterbitkan Kamis (23/9).

Golden Flower memiliki jalan utama lebar dan lahan berkontur dengan fasilitas sport club dan beberapa fasilitas lain yang dibutuhkan warga. Ada taman tengah yang dipenuhi dengan ragam pohon maupun bunga. Setiap unit rumahnya juga dirancang untuk bisa memaksimalkan paparan cahaya dan udara dari luar masuk ke dalam rumah.

Golden Flower mudah dijangkau dari Jakarta karena dekat dengan Stasiun Cisauk dan Stasiun Parung Panjang. Lokasi perumahannya juga dekat dengan rencana exit tol Legok di ruas tol Serpong-Balaraja yang kini sedang dibangun, selain tidak jauh dari semua fasilitas  di BSD City.