HousingEstate, Jakarta - Setelah level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diturunkan pemerintah, tidak ada salahnya Anda para pengelola start up company, pekerja lepas (freelancer), digital nomad, bloger, konsultan, penulis, profesional, dll, yang sudah jenuh bekerja di rumah  mulai melirik coworking space kembali.

Menurut sumber di CoHive, salah satu perusahaan coworking space besar di Indonesia, seperti pernah ditulis Majalah HousingEstate, setidaknya ada enam benefit bekerja di coworking space dibanding kantor konvensional. Pertama, biaya sewanya terjangkau dan fleksibel, mulai dari jam-jaman, harian, bulanan, sampai tahunan. Coworking space adalah tempat kerja yang menerapkan prinsip economy sharing sehingga orang tidak butuh ruang besar, tapi bekerja bersama di satu ruang yang tadinya mungkin hanya diisi 2-3 orang kendati tidak saling kenal. Karena itu biaya sewanya bisa terjangkau. Saat ini coworking space di Jakarta mematok biaya sewa mulai dari Rp50.000/hari untuk para anggotanya. “Karena itu bagi start up yang anggarannya sangat terbatas, coworking space adalah tempat kerja yang tepat,” ujar Carlson.

Kedua, karena ruang dan suasananya yang terbuka, di coworking space orang lebih mudah membangun jejaring. Jejaring yang luas adalah salah satu kunci sukses start up. Dengan berjejaring kita bisa mendapat bantuan dari pihak atau start up lain untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi, bahkan menjalin kolaborasi. Jejaring serupa bisa membantu menghubungkan founder start up dengan venture capital yang mau mengambil risiko mendukungnya.

Ketiga, bekerja di coworking space tidak membosankan dan hidup pun lebih seimbang. Berbeda dengan di kantor konvensional yang identik dengan stres, waktu dihabiskan dengan duduk di tempat kerja, fokus dengan pekerjaan, dan bertemu dengan orang yang itu-itu saja, di coworking space orang bisa bekerja lebih rileks dan bertemu dengan orang-orang baru. Coworking space biasanya secara berkala mengadakan event-event internal untuk melepaskan stress dan penat. Ada pula seminar, workshop, dan sejenisnya untuk meng-up grade pengetahuan dan meningkatkan keterampilan bagi anggotanya.

Keempat, tidak seperti di kantor konvensional yang cenderung formal yang membuat orang kurang leluasa bersikap, berkomunikasi, dan mengutarakan pemikiran, suasana kerja di coworking space orang bekerja lebih bebas, rileks, dan informal sehingga gagasan lebih mudah muncul dan dikomunikasikan, dan kita bisa lebih produktif. Sebab itu di berbagai coworking space disediakan juga ruang untuk bermain, mulai dari game sampai biliar dan pingpong. Bekerja di coworking space memang tidak berasa kerja di kantor.

Kelima, bekerja di coworking space membuat kita tidak harus stres didera kemacetan lalu lintas setiap pergi-pulang kerja seperti bekerja di kantor konvensional. Orang bisa bekerja dari mana saja di coworking space terdekat. Yang penting sudah menjadi anggotanya. Di CoHive misalnya, setiap member bisa memanfaatkan hingga maksimal tujuh outlet di lokasi yang berbeda-beda. Jadi, kita bisa lebih santai berangkat dan pulang kerja sehingga produktifitas pun terjaga.

Keenam, bekerja di coworking space membuat anggota otomatis masuk ke sebuah komunitas yang dapat membantu memperluas jejaring, bisa mengikuti acara internal komunitas, dan selalu up date dengan berbagai event terkait dunia start up dan bidang terkait lainnya.

 

Cara memilih

CoHive menyebutkan, setidaknya ada empat hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih coworking space. Pertama, lihat fasilitasnya, apakah sesuai dengan kebutuhan kerja anda, mulai dari fasilitas wajib seperti koneksi internet sampai fasilitas pendukungnya. Fasilitas pendukung yang disediakan setiap coworking space berbeda-beda. Sementara setiap orang atau start up juga berbeda kebutuhannya terhadap fasilitas pendukung itu. Ada beberapa fasilitas yang mungkin tidak relevan untuk anda. Karena itu cek dulu fasilitas yang disediakan sebuah coworking sebelum mendaftar menjadi member dan bekerja di sana.

Kedua, lokasinya harus mudah dicapai dari berbagai penjuru dengan angkutan umum atau kendaraan pribadi. Berkaitan dengan itu, coworking space yang berada di lintasan transportasi massal tentu saja memiliki kelebihan, atau yang menyediakan area parkir memadai bila mobilitas anda menggunakan kendaraan pribadi.

Ketiga, suasana coworking space-nya menyenangkan anda. Desain ruang kerja serta furnitur dan fasilitas pendukung berikut sistem penerangannya sangat cozy dan comfort mendukung produktifitas kerja anda.

Keempat, biaya sewanya terjangkau sesuai dengan fasilitas yang disediakan. Kalau bisa pilih coworking space dengan harga paling terjangkau tapi fasilitasnya lengkap dan suasana lingkungannya mendukung produktifitas kerja anda.