HousingEstate, Jakarta - Setelah sukses memasarkan klaster pertama Aster, Paramount Land mulai 22 Oktober 2021 memperkenalkan klaster kedua Canna di kota mandiri Paramount Petals yang terletak di Bitung, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Lokasi persisnya berada di sisi kiri exit tol Bitung di ruas tol Jakarta-Merak.

Di klaster Canna ini tahap pertama developer menawarkan rumah  modern minimalis yang diminati konsumen milenial.  Tersedia tiga pilihan, rumah dengan  lebar enam, tujuh, dan delapan meter. Sedangkan panjang kavelingnya  mulai 10, 12, hingga 15 m. Setiap unit dilengkapi tiga kamar tidur, satu kamar mandi, ruang tamu, dapur, serta carport. “Harga perdana mulai Rp750 jutaan,” ujar M. Nawawi, Director Sales Paramount Land seperti dikutip dari siaran pers yang diterima www.housingestate.id Jum’ at (22/10).

Direktur Paramount Land Aryo T. Ananto mengemukakan industri properti di kuartal keempat tahun ini semakin membaik. Salah satu indikasinya adalah meningkatnya minat masyarakat yang ingin membeli rumah perdana.

Peningkatan orang beli rumah itu antara lain ditunjang oleh berbagai insentif/stimulus yang diberikan oleh pemerintah seperti kebijakan perpanjangan pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) hingga 0 persen untuk rumah siap huni berharga maksimal Rp2 miliar hingga Desember 2021. “Segmen pasar dengan permintaan tinggi berada di kisaran harga mulai Rp500 juta hingga Rp2 miliar,” katanya.

Melihat pasar properti yang terus membaik ia optimis akan kesuksesannya mengembangkan proyek skala kota terbaru Paramount Petals ini.  “Paramount Petals dikembangkan sebagai kota baru dengan potensi yang sangat besar baik dari sisi koneksivitas, investasi, maupun fasilitasnya,” katanya.

Dari sisi akses, tahun 2025  Paramount Petals akan dihubungkan oleh akses tol langsung yang merupakan bagian dari exit tol Bitung. “Paramount Petals dirancang dengan perencanaan yang baik sehingga prospek investasinya sangat menarik,” katanya.

Sebagai tempat investasi Paramount Petals memiliki delapan keunggulan. Pertama, lokasinya strategis dengan akses tol langsung. Kedua, dikembangkan oleh developer berpengalaman Paramount Land yang sukses mengembangkan Paramount Serpong. Ketiga, akan dikembangkan menjadi kota mandiri dengan fasilitas yang lengkap. Keempat, infrastrukturnya modern sesuai tuntutan zaman, sustainable dan smart city. Kelima, fasilitas kotanya semua untuk mendukung gaya hidup modern.

Keenam, dilengkapi ruang terbuka hijau yang ideal dan terintegrasi sebagai elemen vital kota. Ketujuh, dirancang oleh AECOM, master planner bertaraf internasional. Kedelapan, berada di tengah-tengah sejumlah kota mandiri.

Menurut Aryo, pengembangan Paramount Petals membutuhkan waktu 20 tahun. Untuk lima tahun ke depan, pengembangannya akan difokuskan di bagian selatan yang terdiri atas tujuh klaster, sembilan blok komersial/ruko, beberapa kaveling komersial serta beberapa fasilitas seperti sarana kesehatan, pendidikan, pasar modern, hotel, dan pendukung life style lainnya.