HousingEstate, Jakarta - Pengembang Sinar Mas Land (SML) menggandeng Group 42 untuk berkolaborasi dalam mentransformasi township BSD City di Tangerang, Banten, menjadi smart city di Indonesia. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) telah dilakukan di Dubai antara Group CEO SML Michael Widjaja dengan Group CEO G42 Peng Xia, pekan lalu.

G42 merupakan perusahaan Artificial Intelligence (AI) dan cloud computing asal Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Melalui kemitraan ini SML akan mengimplementasikan platform smart city dan smart campus berbasis AI di BSD City. Kedua perusahaan juga akan mengembangkan layanan dan aplikasi di platform untuk menerapkan praktik terbaik dalam pemantauan keamanan akses gedung, pembayaran, perdagangan, pendidikan, kesehatan, dan sebagainya hingga menjadi benchmark pengembangan smart city di Indonesia.

Michael mengatakan, BSD City Smart City merupakan proyek ambisius dengan peluang pertumbuhan sangat besar khususnya eksplorasi pengembangan masyarakat digital yang terus menjadi perhatian SML. “Karena itu kami sangat antusias terhadap kerja sama yang dilakukan dengan Group 42 ini terlebih kedua perusahaan juga memiliki visi yang sama untuk menjadi solusi industri untuk menjawab tantangan masa kini dalam menciptakan kota pintar yang lebih mudah diakses dan layak huni,” ujarnya.

Group 42  didirikan  tahun 2018  berorientasi pada pengembangan industri AI di seluruh sektor bisnis. Selain melakukan penelitian dan memberikan solusi industri untuk menjawab berbagai peluang jangka pendek, Group 42 juga terus mengeksplorasi berbagai potensi pengembangan teknologi untuk masa depan dimana AI bisa  menangani tugas-tugas umum yang dilakukan manusia dengan mengandalkan era AI.

“Kami merasa terhormat dapat bermitra dengan pengembang properti kelas dunia seperti SML dan bangga menjadi bagian dari portofolio mereka yaitu BSD City Smart City. Kami berkomitmen untuk memanfaatkan AI dan kemampuan cloud computing kami agar memaksimalkan potensi manusia dan kami selalu bekerja dengan teknologi terbaik untuk memberikan nilai di setiap wilayah termasuk BSD City,” imbuh Xia.

G42 juga telah bekerja dengan perusahaan terkemuka di dunia untuk menciptakan kemitraan strategis dan investasi dalam transformasi digital. Proyek terbarunya adalah penggabungan dua pusat data di bawah joint venture untuk menjadi penyedia pusat data terbesar di Uni Emirat Arab dengan kapasitas  300 MW. Group 42 juga telah menandatangani perjanjian awal dengan perusahaan penyedia akses kesehatan di Abu Dhabi untuk meningkatkan kolaborasi di sektor kesehatan dan menemukan solusi inovatif untuk mengobati penyakit kronis.