HousingEstate, Jakarta - Asosiasi Real Estate Broker Indonesia  (AREBI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-9  Rabu 24 November 2021 . Pada Munas ke-9, selain membahas program-program kerja untuk meningkatkan profesionalitas anggota,  AREBI juga menggelar pemilihan  Ketua Umum  periode 2021-2024. Lukas Bong, Ketua Umum AREBI 2018-2021 terpilih kembali menjadi Ketua Umum periode 2021-2024.

Menurut Lukas Bong, broker properti anggota AREBI harus terus meningkatkan profesionalitasnya agar mampu bersaing dan sukses dalam kondisi apapun termasuk di tengah pandemi Covid-19.

“Broker properti harus terus bergerak,  banyak yang bisa dilakukan agar bisa bertahan dan terus sukses menjalani profesi sebagai broker properti di tengah pandemi Covid-19. Tentunya kita harus tetap meningkatkan profesionalitas dan pengetahuan khususnya seputar industri properti yang akan berguna bagi broker properti dalam menjalani profesinya,” katanya dalam siaran pers yang diterbitkan Rabu (24/11).

Profesionalitas dan pengetahuan broker properti harus terus ditingkatkan supaya bisa bekerja secara profesional terlebih pandemi Covid-19 membuat persaingan antar broker properti akan semakin ketat. Hanya broker profesional dan dipercaya yang akan dipilih masyarakat untuk digunakan jasanya dalam bertransaksi properti.

Namun begitu di setiap situasi tetap menawarkan peluang dan bisnis broker properti sendiri akan selalu ada selama bisnis properti eksis. Terlebih pemerintah dalam berbagai kesempatan juga telah menyatakan dukungannya terhadap aktivitas broker properti dengan kiprah AREBI selama 29 tahun.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan dalam sambutan acara The Biggest Real Estate Summit 2021 yang diselenggarakan AREBI, bahwa perekonomian Indonesia pada triwulan ketiga 2021 yang tumbuh 3,51 persen salah satu sektor yang berkontribusi besar mendukung pertumbuhan adalah industri properti dan broker properti di dalamnya.

“Kami mengapresiaasi AREBI yang selama 29 tahun ini telah bekerja sama dan terus memajukan industri properti. Ke depan, kami berharap Arebi dapat terus meningkatkan kolaborasi dan kerja samanya dengan seluruh stakeholder properti untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Abdul Djalil juga mengatakan hal senada. “Sektor properti yang telah memberikan dampak besar bagi perekonomian nasional harus terus melakukan inovasi sehingga bisa membantu pelaku bisnis dan membuat sektor ini makin berkembang,” imbuhnya.

Aktivitas broker properti juga makin dibutuhkan oleh perusahaan developer dan sangat membantu penjualan perusahaan. Bahkan penjualan yang diraih dari agen properti bisa jauh lebih besar dibandingkan yang dibukukan oleh tim in-house marketing dan hal ini karena broker properti memiliki jaringan yang luas.

“Saat ini anggota AREBI mencapai 1.200 perusahaan agen properti yang tersebar di 12 DPD Arebi dan membawahi ratusan ribu broker properti yang siap mendorong industri properti. Kami juga terus mendorong profesionalitas anggota salah satunya dengan sertifikasi agen properti sehingga aktivitas kami memiliki standar baku dan ini sangat penting karena kami ujung tombak penjualan,” pungkas Lukas Bong.

Foto Lukas Bong: Sumber ERA Indonesia