HousingEstate, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali merilis capaian program sejuta rumah. Berdasarkan kinerja 10 bulan (Januari-Oktober) 2021, program sejuta rumah yang diluncurkan April 2015 lalu oleh Presiden Joko Widodo ini telah tercapai sebanyak 871.218 unit.

Menurut Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid, angka ini berdasarkan data yang dimiliki Ditjen Perumahan yang dilaporkan dari seluruh Indonesia. “Program sejuta rumah ini bentuk program percepatan dan kolaborasi pemerintah dengan para pelaku pembangunan perumahan dalam menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat,” katanya.

Dengan capaian sebesar ini, Khalawi terus mengajak setiap stakeholder di bidang perumahan untuk terus menjaga konsistensi maupun semangatnya dalam membangun hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini. Terlebih saat situasi pandemi yang membutuhkan effort lebih tinggi untuk menjalankan aktivitas bisnis.

Capaian sebesar ini juga membuktikan kalau kebutuhan rumah tetap tinggi dan selalu dicari sebagai salah satu pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. Setiap orang tentunya membutuhkan sarana dan fasilitas hunian yang baik dan saat pandemi kebutuhan itu justru membesar karena banyak kegiatan kita harus dilakukan dari rumah.

Program sejuta rumah sendiri saat ini telah memasuki tahun keenam dan hingga saat ini total capaian yang terbangun sejak tahun 2015 hingga 2021 telah mencapai 5.765.387 unit. Direktur Rumah Umum dan Komersial (RUK) Ditjen Perumahan Kementerian PUPR Fitrah Nur menambahkan, pihaknya terus mendorong semua pihak untuk melakukan pendataan capaian program sejuta rumah karena hal ini menjadi bagian penting dari program itu sendiri.

“Pendataan yang baik bisa menjadi dasar untuk membuat perencanaan dan keputusan program perumahan. Dari capaian sebanyak itu data kami melaporkan, untuk rumah segmen MBR capaiannya sebanyak 650.649 unit sementara non MBR sebanyak 220.569 unit. Untuk rumah bagi kalangan MBR yang dibangun Kementerian PUPR mencapai 226.478 unit, kementerian lain 1.499 unit, pemerintah daerah 33.275 unit, perusahaan developer 376.891 unit, program CSR perumahan 642 unit, dan masyarakat 11.864 unit,” bebernya.

Sementara itu rumah non MBR atau komersial yang dibangun oleh kalangan pengembang jumlahnya mencapai 197.781 unit dan masyarakat 22.788 unit. Baik Khalawi maupun Fitrah menyatakan optimismenya capaian program sejuta rumah ini bisa tercapai hingga satu juta unit pada akhir tahun 2021 nanti.