HousingEstate, Jakarta - Dana KPR subsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) resmi berestafet dari Pusat Pengelolaan Pembiayaan Perumahan (PPDPP) ke Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). Adapun target dana FLPP yang akan disalurkan untuk tahun 2022 akan cukup untuk membiayai 200 ribu unit rumah.

Penandatanganan berita acara serah terima (BAST) antara PPDPP dengan BP Tapera dan perjanjian tripartit dengan 48 bank pelaksana penyalur KPR FLPP telah dilakukan di Kampus Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akhir pekan lalu.

Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah, peralihan penyaluran dana FLPP dari PPDPP ke BP Tapera secara estafet ini diharapkan tidak akan menganggu layanan bantuan pembiayaan perumahan bersubsidi untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Program KPR subsidi FLPP telah dilakukan sejak 11 tahun lalu dan ini merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan guna memastikan negara hadir memberikan dan menjawab yang menjadi concern kebutuhan papan masyarakat. Mari kita bersama-sama untuk tidak melakukan jeda terkait proses estafet ini, lembaga boleh berubah tapi layanan tidak boleh terjeda sedetikpun,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima housingestate.id.

Seremoni Penandatanganan Tripartit Peralihan FLPP menandakan bahwa BP Tapera telah siap untuk melanjutkan tugas dari PPDPP yaitu mengelola dan menyalurkan dana FLPP. Dengan begitu, tanggung jawab BP Tapera telah lengkap untuk dijalankan sesuai dengan amanah UU No. 4 Tahun 2016, yaitu pengerahan dan pemupukan dana Tapera serta pemanfaatan dana Tapera yang salah satunya berasal dari FLPP.

Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin mengatakan, sesuai amanah Peraturan Menteri Keuangan No. 111/PMK.06/2021 tentang Mekanisme Pengalihan Dana FLPP dari PPDPP ke BP Tapera, seluruh tugas PPDPP dalam rangka peralihan dana bantuan pembiayaan perumahan FLPP ke BP Tapera yang harus diselesaikan akhir 2021 telah terpenuhi.

“PPDPP menutup layanan penyaluran FLPP tahun 2021 sebesar Rp19,578 triliun untuk 178.728 unit rumah atau sebesar 113,48 persen dari target yang ditetapkan tahun ini. Capaian tahun ini juga yang tertinggi sepanjang sejarah penyaluran FLPP sehingga total penyaluran FLPP yang dilakukan PPDPP sejak tahun 2010 hingga di penghujung tugasnya telah menyalurkan hingga Rp75,17 triliun untuk 943.583 unit rumah,” katanya.

Kegiatan penanda-tanganan Berita Acara Serah Terima ditutup dengan penyerahan Buku Memori Akhir Lembaga PPDPP kepada BP TAPERA sebagai catatan dan capaian kinerja yang perlu untuk dilanjutkan dan dikembangkan oleh BP TAPERA. Kontribusi dan capaian PPDPP juga tidak lepas dari berbagai inovasi yang telah diterapkan, seperti pengembangan aplikasi SiKasep (Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan), SiKumbang (Sistem Informasi Kumpulan Pengembang) hingga aplikasi pendukung lainnya seperti SiPetruk (Sistem Pemantauan Konstruksi).

“Melalui momentum seremonial ini PPDPP ingin mengakhiri tugasnya dengan memperkenalkan inovasi terbarunya yaitu SuperApp SiKasep (Sistem Informasi Kelola Sektor Perumahan) yang selanjutnya dapat dikembangkan lebih lagi oleh BP Tapera,” imbuh Arief.

SuperApp SiKasep merupakan aplikasi yang menggabungkan seluruh aplikasi yang ada di Kementerian PUPR dan saling bersinergi hanya dalam satu platform. Aplikasi ini nantinya dapat diunduh melalui Playstore.

Sementara itu Komisioner BP Tapera Adi Setianto menyampaikan, dengan peralihan pengelolaan FLPP kini BP Tapera akan melayani dua program pembiayaan perumahan yaitu layanan pembiayaan perumahan bagi ASN peserta Tapera dan FLPP yang diperuntukkan bagi masyarakat umum berkategri MBR.

“Kami yakin bahwa tahun depan minat rumah subsidi khususnya bagi MBR masih tinggi. Untuk itu, tahun 2022 kami targetkan akan menyalurkan KPR FLPP sebanyak 200.000 unit rumah dengan anggaran Rp23 triliun. Kami akan terus bersinergi dengan bank penyalur, pengembang, hingga pemerintah daerah guna meningkatkan layanan sehingga semakin banyak masyarakat yang menerima manfaat dari FLPP,” pungkasnya.