HousingEstate, Jakarta - Cibubur merupakan salah satu kawasan yang berkembang pesat di koridor timur Jakarta. Wilayah ini terus diminati para home seeker karena fasilitasnya yang semakin lengkap dan infrastrukturnya yang semakin baik. Pertama, pembangunan transportasi masal berbasis rel LRT rute Cibubur-Cawang (Jakarta Timur)-Duku Atas (Jakarta Pusat). Kedua, tol JORR 2 ruas Cimanggis (Jagorawi)-Cibitung atau popular disingkat Cimaci. Keduanya dijadwalkan beroperasi tahun 2022 ini.

Sinar Mas Land (SML) sebagai developer yang mengembangkan proyek Kota Wisata (750 ha), paling luas di wilayah ini, tengah menyiapkan diri untuk menangkap peluang ini. Salah satu upayanya dengan melengkapi Kota Wisata dengan berbagai fasilitas seperti ribuan unit ruko, rumah ibadah, Fresh Market, Rumah Sakit Eka Hospital, dan sebagainya.

“Dengan ragam fasilitas yang kami hadirkan dan infrastruktur yang semakin baik, Kota Wisata akan bertransformasi dari kawasan perumahan menjadi kawasan urban modern. Kami melihat sudah waktunya untuk menampilkan wajah baru Kota Wisata dengan melakukan penyegaran pada logo (re-branding) untuk mengusung Embracing Nature Better Future di township ini” ujar Herry Hendarta, Direktur SML.

Selanjutnya Herry menambahkan, re-branding pada logo ini tidak terlepas dari perkembangan dan peningkatan nilai ivestasi di Kota Wisata, disamping untuk memosisikan Kota Wisata Cibubur sebagai township yang modern, dinamis, dan menyatu dengan alam.

Dengan tampilan dan tata kota yang baru, Kota Wisata akan terus fokus untuk mengakomodasi kebutuhan ruang publik dan area komersial seiring dengan bertambahnya populasi masyarakat dengan menyiapkan kawasan niaga atau central business district (CBD).

Pengembangan CBD dimulai dengan hadirnya Mal Living World Kota Wisata yang dijadwalkan akan beroperasi pada akhir 2023. Mal ini juga akan menjawab kebutuhan masyarakat terhadap business hub dengan kehadiran meeting points berupa fasilitas F&B, serta beragam sarana rekreasi bagi keluarga.

“Kota Wisata Cibubur yang dikembangkan sejak tahun 1997 kini telah memiliki 45 klaster rumah. Ke depan areanya ditambah 150 ha yang akan mulai dipasarkan pada 2023. Di area pengembangan baru ini akan hadir kampus perguruan tinggi, tempat wisata, dan area komersial lainnya,” katanya.