HousingEstate, Jakarta - Pusat perbelanjaan mewah Grand Indonesia menunjuk PT Centrepark Citra Corpora (CentrePark) sebagai operator parkir tunggal di mal tersebut. Sebagai payung kerjasama, kedua pihak telah meneken nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta, 3 Februari 2022. Penandatanganan dilakukan Direktur Utama PT Centrepark Citra Corpora Charles Richard Oentomo didampingi Direktur Chris Haryadi, dengan Direktur Grand Indonesia Murali Daran dan Hary Kusnadi. Dengan MoU itu, terhitung sejak 1 Agustus 2022 CentrePark resmi mengelola area parkir kendaraan di Mall Grand Indonesia.

Melalui keterangan tertulis yang diterima housingestate.id, Kamis (4/8/2022), Charles Richard Oentomo menyatakan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan Grand Indonesia kepada CentrePark.

CentrePark adalah perusahaan pengelola area parkir berbagai gedung pencakar langit serta bisnis dan komersial, juga perumahan hingga yang berskala kota, yang tersebar di 50 kota di Indonesia, seperti Jakarta, Tangerang, Surabaya, Bandung, Medan, Batam, dan Semarang. Di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) misalnya, CentrePark mengelola lahan parkir gedung perkantoran Sopo Del, kawasan Mega Kuningan, Kuningan City Mall, hingga Bandara Soekarno-Hatta.

Area parkir Grand Indonesia yang dikelola CentrePark menyediakan lebih dari10.000 unit lot parkir, dengan lebih dari 70 unit akses keluar masuk. Untuk memastikan seluruh kendaraan pengunjung yang parkir di gedung pusat perbelanjaan itu aman, CentrePark menurunkan puluhan personil yang bekerja 24 jam setiap hari.

Transaksi pembayaran parkir dilakukan secara non tunai (cashless) dengan uang elektronik seperti Flazz, Brizzi, TapCash, dan e-Money. Area parkir Grand Indonesia juga mengusung konsep contactless berkat teknologi parkir teranyar, antara lain 100% ticketless. Pemilik kendaraan akan mendapatkan bukti atau karcis parkir berupa e-struk.

Direktur Operasional CentrePark Adriatik Harisnanda menyatakan, kualitas pusat belanja juga ditentukan oleh fasilitas parkir kendaraan dan pelayanannya. Untuk itu diperlukan bukan hanya pengaturan layout parkir yang baik, tapi juga layanan yang cepat tanggap dan ramah. Jadi, pengunjung mall sudah menikmati layanan sejak memasuki area mall, sehingga menciptakan persepsi yang baik terhadap sebuah mal.

Ia menambahkan, CentrePark fokus ke digitalisasi bisnis parkir mulai dari alat, sistem sampai cara bayar, bukan hanya demi keamanan dan melayani konsumen sebaik mungkin, tapi juga demi keterbukaan termasuk soal pajak dan regulasi terkait lainnya.

Mal Grand Indonesia yang berada di Bundaran HI, Jakarta, dikembangkan Grup Djarum, terintegrasi dengan gedung perkantoran Menara BCA, hotel bintang lima Hotel Indonesia Kempinski, dan apartemen servis Kempinski Private Residences. Mal yang dibuka tahun 2007 ini terdiri dari dua sisi, East Mall dan West Mall yang dihubungkan melalui sky bridge dengan luas total 141.472 m2.