HousingEstate, Jakarta - PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) merupakan salah satu pengembang nasional yang sukses mengembangkan sederet property komersial di berbagai kota besar. Di Jakarta mengembangkan pusat gaya hidup fX Sudirman dan  Plaza Indonesia, hotel Grand Hyatt, Harris Suites fX Sudirman, dan Harris Hotel Tebet.  Di Bali, INPP  berada di balik hotel Sheraton Bali Kuta Resort, Maison Aurelia Sanur, dan Harris Hotel Kuta Tuban. Di Batam memiliki Harris Hotel Batam Center, Harris Resort Waterfornt, dan di Yogyakarta punya Pop! Hotel Sangaji.

Untuk proyek ritel lainnya INPP juga telah menghadirkan banyak fasilitas itu bahkan menjadi ikon di kawasannya seperti  beachwalk Shopping Center Bali, Park 23 Creative Hub, dan 23 Paskal Shopping Center, dan sebagainya. Sementara untuk lini residensial INPP tengah mengembangkan One Residence Batam, serta Apartemen 31 Sudirman Suites  dan Antasari Place Jakarta.

INPP juga piawai menggarap proyek yang terkendala dengan mengakuisisinya. fX Sudirman, 23 Paskal, Harris Hotel, dan yang terbaru Antasari Place merupakan proyek hasil akuisisi dengan mengambil alih dari manajemen lama. Hingga saat ini INPP telah mengakuisisi sebanyak tujuh proyek.

“Hingga saat ini INPP telah mengembangkan tidak kurang 24 proyek dengan tujuh proyek hasil akuisisi dan 0 persen yang gagal,” ujar Anthony Prabowo Susilo, Presiden Direktur & CEO INPP saat acara media coffee break di Antasari Place, Jumat (9/9).

Saat ini porsi pendapatan INPP 80 persennya dari pendapatan berulang atau recurring income. Hal ini menjadi salah satu kunci sukses perusahaan dalam mengembangkan proyek yang diakuisisinya dengan menggunakan modal sendiri. Antasari Place misalnya, sejauh ini belum menjual unitnya dan masih fokus pada pembangunan untuk menunjukan kepercayaan pada konsumen yang lama.

Direktur Utama Antasari Place A.H Bimo Suryono menjelaskan, pembangunan proyek Antasari Place masih berpatokan pada IMB yang lama sehingga tidak ada perjanjian terhadap konsumen yang diubah. Justru ada banyak penambahan atau upgrade untuk ruang terbuka hijau yang lebih luas, penyediaan fasilitas, maupun keberagaman tenant mix untuk fasilitas ritelnya.

“Antasari Place mencakup dua tower 980 dan 621 unit yang akan kami hadirkan untuk menjadi mixed use lifestyle baru di kawasan CBD baru Jakarta Selatan karena lokasinya yang menempel dengan TB Simatupang. Targetnya proyek ini akan diserahterimakan akhir tahun 2024,” bebernya