Rabu, Maret 18, 2026
HomeBerita PropertiKementerian PUPR Realisasikan BSPS untuk 10.848 Rumah di Jawa Tengah

Kementerian PUPR Realisasikan BSPS untuk 10.848 Rumah di Jawa Tengah

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyerahkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada warga Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, yang berhak menerimanya akhir pekan lalu.

Bantuan diserahkan kepada lima warga Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, secara simbolis. Yaitu, Karyono, Karep, Sriyanah, Suwarji, Thamrin, dan Jumirah.

Penyerahan dilakukan di sela-sela puncak perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah. Menko Muhadjir didampingi Direktur Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Iwan Suprijanto.

BSPS adalah program pemerintah untuk meningkatkan kualitas rumah masyarakat yang sebelumnya tidak layak huni menjadi lebih layak huni. Untuk itu pemerintah memberikan dana stimulan kepada pemilik rumah untuk memperbaiki kondisi rumahnya.

Nilai dana stimulan Rp20 juta per unit rumah. Sebanyak Rp17,5 juta bisa dipakai untuk membeli bahan bangunan, dan Rp2,5 juta untuk membayar upah tukang.

Supaya perbaikan rumah bisa dilakukan, pemiliki rumah harus menyiapkan dana sendiri secara swadaya, dan membentuk kelompok guna mendorong semangat gotong royong dalam menjalankan program tersebut.

Menurut Muhadjir, program BSPS mampu mendukung program Percepatan Penanganan Kemiskinan Ekstrim (PKE) dan stunting di Jawa Tengah.

Baca juga: Percepat Pengadaan Rusun, Kementerian PUPR Pakai e-Purchasing

“Program ini sangat bermanfaat dan mampu mewujudkan keluarga yang berkualitas, karena membantu keluarga-keluarga di Indonesia agar bisa menempati rumah yang layak huni,” kata Menteri PMK seperti dikutip Balai P2P Jawa III/Bagian Hukum dan Komunikasi Publik Ditjen Perumahan Kementerian PUPR.

Iwan Suprijanto menyebutkan, dalam pelaksanaan di lapangan, Ditjen Perumahan juga menerjunkan Tim Fasilitator Lapangan (TFL), yang akan memberikan pendampingan kepada warga penerima bantuan dalam membangun/memperbaiki rumahnya.

“Dengan demikian, rumah yang dibangun memiliki konstruksi yang kokoh dan memenuhi stanadar rumah yang sehat, sehingga penghuninya nyaman menempatinya,” ujarnya.

Iwan mengungkapkan, program BSPS untuk mendukung PKE dan stunting di Jawa Tengah sudah terealisasi untuk 10.848 unit rumah hingga Juni tahun ini.

Berita Terkait

Ekonomi

Kinerja Bank BJB Solid Dengan Total Aset Capai Lebih Rp221 Triliun

Kinerja keuangan bank bjb sepanjang tahun buku 2025 menunjukkan...

Konflik Timur Tengah, RI Berpotensi Kehilangan 5.500 Wisman dan Devisa Rp184,8 Miliar Per Hari

Sektor pariwisata telah membuktikan perannya sebagai mesin pertumbuhan ekonomi...

Presiden: Pemerintah Berupaya Menjaga Defisit APBN Tidak Bertambah

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran kabinetnya agar mewaspadai dinamika...

Jumlah Pemudik Lebaran 2026 Diperkirakan Menurun

Pemerintah terus menyempurnakan penyelenggaraan arus mudik dan balik Idulfitri...

Berita Terkini