Ada banyak panorama alam yang bisa dinikmati di “seribu pulau” Maluku Utara. Mulai kejernihan air laut dengan bentangan pasir seputih tepung, gugusan pulau alami, goa yang di dalamnya ada kolam jernih, hingga air terjun (waterfall). Berbagai keunggulan ini membuat Maluku Tenggara menegaskan kawasannya sebagai tujuan destinasi wisata alam unggulan.

Titik awal untuk menikmati berbagai destinasi memukau itu dimulai dari Langgur, Ibukota Kabupaten Maluku Tenggara yang menjadi titik awal perjalanan menuju Kei. Nikmati juga nilai Ain ni Ain atau kita semua bersaudara yang menjadi kekhasan keramahtamahan masyarakatnya.

“Ain ni Ain bukan sekadar atraksi wisata tapi merupakan bagian dari identitas dan warisan budaya masyarakat Kei yang terus dijaga dan diwariskan generasi ke generasi hingga saat ini. Dengan panorama alam yang indah, berwisata di sini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan,” ujar Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun dikutip dari siaran persnya Kamis (15/01).

Berikut beberapa destinasi populer yang bisa dinikmati di Kepulauan Kei:

Pantai Ngurbloat
Pantai Ngurbloat, Desa Ngilngof, kecamatan Manyew Kabupaten Maluku Tenggara.
Pantai yang sangat unik karena memiliki pasir putih yang sangat halus seperti tepung sepanjang 3 km dan lingkungan alam yang masih asri, menjadikan Ngurbloat sebagai tujuan utama wisatawan lokal, domestik dan mancanegara di Kepulauan Kei. Aktifitas utama wisatawan selama berada di Pantai Ngurbloat yaitu renang, bermain pasir, bermain bola kaki dan bola voli, berselfie ria, menikmati sunset terbaik, serta duduk menikmati alam ciptaan Tuhan yang sangat istimewa sambil menikmati kuliner dan melihat sunset di sore hari yang sangat indah.

Pantai Matwaer
Pantai Matwaer, Desa Matwaer Kecamatan Kei Kecil Barat, Kabupaten Maluku Tenggara.
Pantai Matwaer memiliki pasir putih yang halus serta memiliki garis pantai panjang dan lebar. Air lautnya biru hijauh jernih dan bergradasi, pohon kelapa yang berjejer menambah keindahan dari pantai kombinasi ini menciptakan pengalaman relaksasi yang sempurna bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pantai tanpa gangguan keramaian.

Pantai Ngiarwarat.
Pantai Ngiarwarat, Desa Ohoidertawun Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara.
Pantai Ngiarwarat bukan hanya bukan hanya sekedar pantai dengan pasir putih dengan air laut jernih tetapi juga memiliki suasana yang damai dan tenang sangat cocok untuk tamu yang mencari ketenangan. Jadi, kalau kamu sedang mencari daya tarik wisata yang menggabungkan keindahan alam dan ketenangan, pantai Ngiarwarat adalah pilihan yang sangat tepat.

Baca juga: Langgur Jadi Gerbang Keindahan Kepulauan Kei Maluku Tenggara

Pantai Ngurtavur.
Pantai Ngurtavur, Desa Warbal Kecamatan Kei Kecil Barat, Kabupaten Maluku Tenggara.
Pantai dengan Lautnya sangat jernih dan landai, ideal untuk berenang, snorkeling, atau sekadar berjalan santai di tengah laut. Hamparan pasir putih halus sepanjang sekiitar 2,5 km yang muncul saat air laut surut, menciptakan pemandangan unik “laut terbelah”. Spot ini sering dikunjungi kawanan burung pelikan Australia yang migrasi pada waktu tertentu, menjadikannya spot fotografi alam yang menakjubkan, memberikan suasana damai dan alami yang cocok untuk relaksasi.

Goa Hawang.
Goa Hawang, Desa Letvuan Kecamatan Hoat Sorbay, Kabupaten Maluku Tenggara.
Goa Hawang bukan sekadar destinasi wisata biasa melainkan sebuah pengalaman yang memadukan keindahan alam, kekayaan budaya, dan nuansa mistis nan unik. Di sini kita bisa berenang di kolam alami berwarna biru jernih dikelilingi tebing batu kapur sambil merasakan hawa sejuk khas Goa Hawang. Warga setempat juga kerap membagikan kisah legenda mistis yang melekat erat pada Goa Hawang, membuat perjalananmu semakin berkesan. Selain itu, suasana tenang memberikan kesempatan langka untuk benar-benar melepas penat dari hiruk pikuk kota.

Pantai Ur Pulau.
Desa Ur Pulau, Kecamatan Kei Kecil Barat Kabupaten Maluku Tenggara.
Desa Wisata Ur Island adalah permata pesisir di Pulau Kei, Kabupaten Maluku Tenggara, yang menawarkan keindahan bahari luar biasa. Pantainya berpasir putih halus dengan air laut jernih kebiruan. Ur Pulau terkenal dengan meti kei-nya yang ekstrem-hamparan pasir yang bisa membentang hingga beberapa kilometer, menghubungkan pulau-pulau kecil, menciptakan panorama alam yang eksotis dan menenangkan.

Bawah lautnya yang masih alami menjadi surga bagi pecinta snorkeling, menyelam, berenang, dan memancing, dengan terumbu karang yang kaya warna serta beragam biota laut. Selain keindahan alam, Ur Island juga memikat dengan kearifan masyarakat lokal Kei, yang menjunjung tinggi adat Larvul Ngabal, menjaga lingkungan, dan melestarikan budaya. Keramahan warga serta semangat mereka untuk memajukan desa menjadikan Pulau Ur tidak hanya destinasi wisata alam, tetapi juga wisata budaya yang autentik dan wajib dikunjungi.

Kampung Adat Tanimbar Kei.
Desa Tanimbar Kei, Kecamatan Kei Kecil Barat, Kabupaten Maluku Tenggara.
Desa Tanimbar Kei adalah desa wisata unik di Kabupaten Maluku Tenggara, terkenal dengan kerukunan lima agama dan budaya adat yang kuat, punya situs sejarah seperti Tangga Tua ratusan tahun, rumah adat (Rahan) beragam, serta makanan khas Hotong, dan terbagi jadi Kampung Atas (Hindu adat) dan Kampung Bawah (beragam), dikenal sebagai “Desa Pancasila” karena toleransi beragama yang damai.

Kampung Adat Wulurat.
Desa Wulurat, Kecamatan Kei Besar Kabupaten Maluku Tenggara.
Desa wisata budaya yang dikenal dengan situs sejarahnya seperti Benteng Terakhir Lutur Kufak, arsitektur vernakular, sehingga desa ini menjadi lokasi dokumentasi arsitektur adat Maluku. Komitmen pengembangan wisata berbasis budaya lokal, menawarkan homestay serta atraksi budaya bagi pengunjung, berada di Pulau Kei Besar.