Konsumen Meikarta Protes, Refund Belum Beres, Kok Mau Bangun Rusun? Menteri PKP Janji Selesaikan
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) siap menindaklanjuti pengaduan konsumen apartemen Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang sampai sekarang belum menerima pengembalian dana (refund) dari Lippo Group.
Konsumen yang tergabung dalam Perkumpulan Komunitas Peduli Konsumen Meikarta (PKPKM) itu sudah bertahun-tahun belum menerima unit apartemen yang dibelinya, kendati sudah membayar lunas. Karena itu mereka menuntut pengembalian uang.
PKPKM telah meneken memorandum of understanding (MoU) dengan manajemen PT Lippo Cikarang Tbk disaksikan perwakilan Kementerian PKP pada 27 Maret 2025, terkait tuntutan itu.
Dalam MoU 25 konsumen Meikarta dijanjikan menerima refund penuh dalam jangka waktu 4 bulan atau pada 27 Juli 2025. Tapi, nyatanya sampai sekarang janji tinggal janji di atas kertas. Yang menerima refund baru 9 orang, dan itu pun belum full.
Karena itu mereka pun menggeruduk kantor Kementerian PKP di Wisma Mandiri 2, Jakarta, Selasa (27/1/2026), dipicu berita rencana pembangunan rumah susun subsidi di Meikarta.
Refund belum beres, kok sudah ada rencana pembangunan rusun hingga 100 ribu unit di Meikarta?
Pekan lalu Menteri PKP menyatakan di Meikarta akan dikembangkan rumah susun subsidi. Lippo Group sudah mengalokasikan lahan 20 ha yang cukup untuk membangun hingga 100 ribu unit rusun. Pembangunan akan dimulai April atau paling telat Mei 2026.
Baca juga: Bertemu Bos Lippo James Riady, Menteri PKP Minta Ganti Rugi Konsumen Meikarta Tuntas 23 Juli 2025
Menanggapi protes itu, Menteri PKP langsung mengajak diskusi sekitar 39 konsumen apartemen Meikarta itu, guna mendapatkan informasi dan klarifikasi. Ia didampingi Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Fitrah Nur dan jajarannya.
“Kami siap menindaklanjuti pengaduan konsumen apartemen Meikarta ini secepatnya. Saya juga sudah sampaikan hal ini kepada Presiden Prabowo Subianto di depan Ketua Satgas Perumahan di Qatar (tahun lalu). Beliau ingin masalah Meikarta diselesaikan sesuai prinsip hukum dan berkeadilan,” kata Maruarar sebagaimana dikutip keterangan Kementerian PKP.
Presiden Prabowo dalam berbagai kesempatan menyebut bos Lippo Group James Riady sebagai sahabat lama. Sementara Maruarar sendiri adalah mantan advisor di salah satu unit bisnis (Siloam) Lippo Group.
Dalam salah satu kesempatan pertemuan dengan konsumen Meikarta Maret tahun lalu yang juga dihadiri James Riady, Ara sempat berjanji menyumbangkan seluruh gaji yang diterimanya selama menjadi advisor Lippo Group, untuk membantu pengembalian dana konsumen Meikarta tersebut.
Baca juga: Konsumen Meikarta, Klien Pertama Kanal Pengaduan Konsumen Perumahan BENAR-PKP
Menteri PKP meminta jajaran Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman untuk segera melakukan verifikasi terhadap konsumen Meikarta yang hadir. “Siapa konsumen Meikarta di sini yang sudah lunas 100 persen? Janjinya kapan apartemen mau diserahkan?” tanya Menteri PKP.
Beberapa konsumen yang hadir pun menjawab, ada sebagian yang sudah melunasi pembelian apartemen sejak 2017, ada juga yang masih memgangsur, dan ada yang menghentikan angsuran karena keterbatasan ekonomi dan tidak adanya progres pembangunan apartemen di lapangan.
Menteri PKP pun meminta agar para konsumen Meikarta tersebut dapat menunjukkan bukti perjanjian dan bukti pelunasan pembelian. Sekitar 39 konsumen Meikarta yang hadir pun mengaku siap menyampaikan bukti tersebut.
“Musti ada bukti sudah lunas, dan ada perjanjiannya sesudah lunas akan diserahkan. Tolong disiapkan berkasnya ya dan ada bukti pelunasannya,” pinta Maruarar.
Para konsumen yang hadir menyampaikan tuntutan, uang yang sudah mereka bayarkan ke Meikarta dikembalikan 100 persen.
Baca juga: Menteri PKP Minta Lippo Group Penuhi Tuntutan Konsumen Meikarta. Tenggat 4 Bulan
Menteri PKP mengungkapkan, ia telah menghubungi James Riady untuk datang ke Kementerian PKP, guna menyelesaikan masalah dan mencari solusi yang tepat untuk para konsumen Meikarta.
“Mohon doanya semoga kita bisa menyelesaikan masalah Meikarta ini dengan baik. Saya sudah bicara dengan Pak James Riady untuk menyelesaikan masalah Meikarta ini secepatnya,” ujar Maruarar.
Pernyataan senada akan menyelesaikan masalah Meikarta sudah diucapkan Maruarar dalam pertemuan serupa dengan konsumen Maret tahun lalu. Waktu itu ia menyebut, refund akan dituntaskan Lippo Group pada Juli 2025.
Salah seorang konsumen Meikarta, Trianto, mengaku sudah melunasi angsuran pembelian apartemen di Meikarta sejak 8 tahun lalu. Namun, hingga saat ini unit apartemen yang dijanjikan tidak kunjung dibangun dan diserahterimakan.