Senin, Maret 23, 2026
HomeInvestasiMau Dapat Penghasilan Tambahan? Yuk Bangun Passive Income

Mau Dapat Penghasilan Tambahan? Yuk Bangun Passive Income

Berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi membutuhkan banyak dana sehingga mayoritas orang ingin terus menambah penghasilannya. Tentu ada banyak kendala saat ingin menambah penghasilan seperti kurangnya waktu, fokus perhatian, tenaga, hingga modal.

Salah satu yang bisa diupayakan yaitu membangun penghasilan tambahan pasif atau passive income melalui aset atau sistem yang telah disiapkan dari awal. Mengutip laman resmi Pegadaian Minggu (22/03), ada beberapa hal yang bisa dibangun untuk membuat passive income.

Sebelumnya, harus dipahami kalau passive income bukannya penghasilan yang bisa didapatkan tanpa usaha sama sekali. Tetap perlu disiapkan waktu, tenaga, maupun modal khususnya di tahap awal.

Bedanya setelah sistem berjalan, penghasilan dapat terus mengalir dengan perawatan minimal. Berikut beberapa contoh ide passive income dengan modal kecil yang bisa dipertimbangkan.

Baca juga: Investasi Reksadana vs Emas, Mana Lebih Untung?

Content Creator
Jika kita aktif di media sosial, peluang untuk mendapatkan passive income bisa lebih besar. Kita bisa membuat konten edukasi, hiburan, ataupun review produk di berbagai platform seperti Instagram, Youtube, Tiktok, atau lainnya. Beberapa keterampilan yang dibutuhkan seperti pembuatan konten, editing video atau foto, komunikasi, dan konsistensi tentu harus terus dibangun. Setelah memiliki audiens, penghasilan bisa datang dari iklan, endorsement, dan program afiliasi. Konten lama pun tetap berpotensi menghasilkan sehingga sifatnya semi-pasif.

Emas
Emas menjadi salah satu bentuk investasi passive income yang cocok untuk pemula. Cara kerjanya cukup sederhana, beli emas sebagai aset lalu menyimpannya dalam jangka menengah hingga panjang sambil menunggu nilainya bertumbuh seiring waktu. Emas dikenal memiliki pergerakan harga yang relatif stabil dan kerap dimanfaatkan sebagai aset lindung nilai ketika kondisi ekonomi tidak menentu. Selain itu emas likuiditasnya tinggi sehingga mudah dicairkan kembali saat dibutuhkan. Karakteristik tersebut membuat emas sering dipilih sebagai langkah awal untuk membangun passive income dengan risiko yang lebih terukur.

Artikel Blog
Blog memungkinkan untuk memperoleh penghasilan dari iklan, sponsor, atau tautan afiliasi. Cukup menulis artikel yang relevan dan bermanfaat sesuai dengan niche serta target audiens yang ingin difokuskan. Ketika artikel sudah terindeks mesin pencari dan didukung dengan optimasi SEO, seperti penggunaan kata kunci yang tepat serta backlink dari situs lain, peluang konten muncul di halaman atas pencarian akan semakin besar. Dengan begitu, pembaca dapat terus datang tanpa perlu memperbaruinya setiap hari. Selama trafik stabil, pendapatan pun tetap berjalan secara berkelanjutan.

E-Book
E-book cocok bagi yang memiliki keahlian tertentu seperti keuangan, bisnis, atau pengembangan diri. Buku digital ini dibuat sekali, lalu bisa dijual berkali-kali tanpa biaya cetak. Jadi, pastikan isi e-book solutif, informatif, dan relevan dengan kebutuhan pasar agar memiliki nilai jual.

Template Digital
Beberapa template digital yang bisa kamu jual, meliputi template Excel pembukuan, desain media sosial, planner, CV atau presentasi. Produk ini praktis karena pembeli dapat langsung mengunduhnya. Setelah dibuat, kamu hanya perlu memasarkan tanpa produksi ulang.

Baca juga: Yuk, Jadikan Dana THR Buat Passive Income

Affiliator
Sebagai affiliator kita mendapatkan komisi dengan promosi produk milik orang lain menggunakan tautan khusus. Setiap pembelian melalui link tersebut akan memberi kita imbalan. Kita bisa memanfaatkan media sosial, blog, atau video review untuk menjangkau audiens.

Dropshipper
Dropshipping menjadi salah satu passive income untuk pemula yang memungkinkan kita berjualan tanpa menyimpan stok barang karena supplier akan mengirimkan produk langsung ke pembeli. Kita cukup fokus menerapkan strategi pemasaran produk seperti membuat konten promosi dan mengelola toko online. Meski tetap ada operasional, model ini relatif ringan dan cocok sebagai penghasilan tambahan.

Berita Terkait

Ekonomi

Februari Penyaluran Kredit Menurun Lebih Dalam

Pada bulan pertama 2026 industri perbankan mencatat kinerja yang...

Bank BNI Permudah Layanan Perbankan Saat Arus Mudik Lebaran

Bank BNI menghadirkan layanan Agen46 di sejumlah titik strategis...

Bank BJB Helat Event Lari yang Hubungkan Kompetisi, Bisnis, Hingga Tourism

Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, bank bjb meluncurkan rangkaian event...

Jumlah Uang Beredar dan Transaksi Digital Tumbuh Tinggi

Uang beredar adalah indikator likuiditas perekonomian. Jumlah uang beredar...

Berita Terkini