Libur Lebaran, 143 Ribu Orang Padati IKN
Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, terus menghadirkan berbagai fasilitas bagi masyarakat yang berkunjung, disertai aktivitas menarik yang memberikan pengalaman menyenangkan.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw, menyampaikan, berbagai fasilitas di kawasan IKN merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Dengan fasilitas yang kian lengkap, kami ingin memastikan masyarakat menikmati kunjungan ke IKN dengan nyaman, aman, dan berkesan. Tidak hanya sebagai pusat pemerintahan masa depan, IKN juga kami hadirkan sebagai ruang publik yang inklusif dan edukatif bagi seluruh lapisan masyarakat,” kata Troy melalui keterangan, Selasa (24/3/2026).
Di sepanjang Plaza Seremoni Kawasan Pusat Pemerintahan, pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan kuliner. Mulai dari restoran, kafe, minimarket, hingga tenda dan kedai UMKM yang menyajikan aneka penganan ringan, makanan, dan minuman.
Nusantara Park juga menghadirkan panggung hiburan yang menampilkan pertunjukan musik dan tarian yang berlangsung sepanjang sore hingga petang hari, menciptakan suasana yang meriah dan menghibur.
Yang ingin mengenal lebih jauh tentang IKN, bisa mengunjungi gedung Sentra Massa yang menghadirkan Nusantara Information Center.
Di dalamnya ada mini teater yang memutar video perjalanan progres pembangunan IKN, pusat kendali mini dengan monitor cuaca, kondisi alam, dan lalu lintas, serta maket bangunan di sekitar Plaza Seremoni.
Tersedia juga sudut foto bersama (photo booth), pameran produk UMKM, hingga robot interaktif yang membagikan brosur kepada pengunjung.
Untuk anak-anak dan keluarga, tersedia berbagai permainan tradisional seperti engrang, lomba bakiak, dan gobak sodor yang dapat diikuti di area amphitheater depan Sentra Massa, yang berlokasi tepat berhadapan dengan Istana Negara IKN.
Baca juga: Libur Nataru, Pengunjung IKN Ramai. OIKN Siapkan Layanan

Pengunjung juga dapat berfoto di area glamping dan jembatan kaca yang menawarkan pemandangan IKN dari atas bukit. Sementara suasana santai dan asri dapat dinikmati di kawasan Embung MBH yang tidak jauh dari Plaza Seremoni.
Keindahan Plaza Bhinneka yang berada di depan kantor Otorita IKN (gedung bundar), juga menjadi daya tarik tersendiri. Di kawasan ini terdapat patung Bung Karno dan Bung Hatta, serta penanda Titik Nol sebagai simbol berpadunya Tanah dan Air saat pencanangan IKN pada 14 Maret 2022.
Bagi pengunjung yang ingin menghabiskan waktu lebih lama, tersedia fasilitas akomodasi seperti Hotel Swissotel dan Hotel Qubika yang juga menyelenggarakan berbagai event menarik. Selain itu, kawasan Sepaku juga menawarkan berbagai pilihan tempat makan, penginapan, toko serba ada, hingga pasar tradisional.
Pengunjung juga dapat menjelajahi destinasi wisata di sekitar IKN, seperti Goa Tapak Raja, Air Terjun Tembinus, dan berbagai lokasi wisata lainnya.
Sebagai salah satu ikon utama, pengunjung tidak boleh melewatkan kesempatan berfoto di Pilar Istana Negara IKN dengan ketentuan mengenakan sepatu, berpakaian tertutup, dan hanya diperbolehkan hingga pukul 17.00 WITA. Akses menuju IKN dari Balikpapan melalui jalan tol dibuka mulai pukul 06.00 hingga 17.00 WITA.
Troy menjelaskan, antusiasme masyarakat untuk melihat langsung perkembangan IKN terus meningkat sepanjang libur Lebaran tahun ini. “Hingga 24 Maret 2026, jumlah kendaraan yang memasuki kawasan IKN tercatat mencapai 30.544 dengan jumlah pengunjung 143.126 orang,” ungkap Troy. Puncak kedatangan pengunjung menurut Kompas.com terjadi pada 23 Maret 2026, yang mencapai 62.500 orang.
Baca juga: IKN Jadi Laboratorium Hidup Pengembangan Kota Berkelanjutan
Otorita IKN mengimbau pengunjung untuk bersama-sama menjaga kawasan Nusantara agar tetap tertib, bersih, dan lestari. Pengunjung diminta tidak menginjak rumput, tanaman, tidak memetik bunga, serta tidak merusak area hijau termasuk pepohonan dan tumbuhan lain di sekitar Plaza Seremoni maupun di lokasi lainnya. Selain itu, pengunjung juga diharapkan tidak merusak fasilitas dan perangkat yang tersedia di kawasan IKN.
Partisipasi aktif masyarakat sangat diharapkan untuk mewujudkan Ibu Kota Nusantara sebagai kota yang nyaman, dicintai, dan menjadi kota panutan yang memperhatikan konsep kota hijau serta keberlanjutan lingkungan.