Jumat, April 3, 2026
HomeBerita PropertiHunian bagi Warga Bantaran Rel Senen Mulai Dibangun, Rumah Tapak Bukan Rusun

Hunian bagi Warga Bantaran Rel Senen Mulai Dibangun, Rumah Tapak Bukan Rusun

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN Dony Oskaria meninjau kesiapan pembangunan hunian bagi warga bantaran rel di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Kamis malam (2/4/2026).

Hunian dibangun di lahan milik BUMN PT Angkasa Pura di kawasan Kramat, Senen, tidak begitu jauh dari Stasiun Pasarsenen, Jakarta Pusat.

Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) menyatakan, pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti hasil rapat sehari sebelumnya di Gedung BP BUMN.

“Hari ini saya senang sekali, proses (pembangunan hunian) sudah berjalan, bahkan sudah ada yang mulai land clearing. Pekerja sudah mulai bekerja, dan gambarnya juga sudah diberikan dengan rencana yang jelas,” kata Maruarar dikutip dari keterangan Kementerian PKP.

Menteri PKP mengungkapkan, total 324 unit hunian yang akan dibangun di lahan Angkasa Pura tersebut, dilengkapi ruang terbuka untuk aktivitas sosial warga.

Baca juga: Kementerian PKP Petakan Lahan BUMN untuk Rusun Warga Bantaran Rel dan MBT

Ia menambahkan, relokasi warga bantaran rel kereta tidak hanya dilakukan di Senen, tapi juga di sejumlah lokasi lain.

Menteri PKP dan Kepala BP BUMN akan meninjau lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Tanah Abang dan Kampung Bandan pada Minggu sore mendatang, yang juga digadang-gadang sebagai lokasi pembangunan hunian untuk warga bantaran rel kereta.

“Ini menunjukkan negara hadir, BUMN hadir, dan ada dukungan dari berbagai pihak termasuk Pemda DKI Jakarta soal perizinan. Ini kolaborasi yang baik sesuai arahan Presiden, agar kita bekerja cepat sehingga warga yang tinggal di bantaran rel bisa segera menempati hunian yang layak,” jelas Maruarar.

Sebelumnya, Menteri PKP menyatakan, rumah susun bagi warga bantaran rel kereta di Senen mulai dibangun Mei 2026.

Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyampaikan, pembangunan hunian untuk relokasi warga bantaran rel kereta di Senen, memang telah dimulai sesuai komitmen yang disampaikan sebelumnya. Untuk itu sejumlah BUMN konstruksi sudah diturunkan untuk mempercepat pembangunan.

Baca juga: Rusun bagi Warga Pinggir Rel Kereta di Senen Mulai Dibangun Mei 2026

“Sesuai janji kami kemarin, hari ini (Kamis, 2 April 2026) kita mulai pembangunan huniannya. Ada tim dari Hutama Karya, PP, dan WIKA yang bekerja. Kurang lebih 470 orang kita turunkan di lokasi. Target penyelesaian 15 Juni 2026 dan bisa segera diserahkan kepada warga yang membutuhkan,” terang Dony.

Dony menegaskan, hunian bagi warga bantaran rel kereta Senen berupa rumah tapak, bukan rumah susun, karena dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang direlokasi.

Berita Terkait

Ekonomi

Meningkat Pesimisme Pelaku Industri Terhadap Prospek Usahanya

Penurunan ekspansi manufaktur Indonesia pada Maret 2026, baik karena...

Bank Mandiri Telah Salurkan KUR Senilai Lebih Rp310 Triliun

Bank Mandiri terus mempertegas komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah...

Berita Terkini