Mewujudkan Green City, Indonesia Jalin Kerjasama Dengan Swedia
Untuk mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menjalin kerja sama dengan pemerintah Swedia. Penerapan konsep green city ini akan diwujudkan dalam penerapan konstruksi infrastruktur yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Pertemuan dua pemerintah dilakukan antara Wakil Menteri PU Hermanto Dardak dan Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Ewa Polano, yang berlangsung di Jakarta, Jumat (9/5).
Kerja sama ini kelanjutan dari Joint Working Group Meeting yang sudah dilakukan pada tahun lalu. Saat ini kerja sama dilakukan dengan pembentukan Indonesia-Sweden Infrastructure Partnership (ISIP) yang melibatkan kalangan industri, akademisi, dan pemerintah. Selain itu juga dibentuk Indonesia Center for Urban Resilience and Infrastructure (ICURI).
“Kami akan terus melakukan kerja sama untuk tujuan yang baik bagi kedua negara. Dengan kerja sama ini semoga tujuan kota yang berkelanjutan dan ramah lingkungan dapat tercapai di Indonesia,” ujar Ewa.
Kerja sama mencakup antara lain Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) selain perkuatan city to city cooperation seperti yang sudah dilakukan di Palu-Boras dan Probolinggo-Helsingborg. Untuk kerja sama akademis akhir tahun lalu juga sudah diresmikan Indonesia-Sweden Initiative for Sustainable Energy Solutions (INSISTs) di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta oleh Badan Energi Swedia dan Dewan Energi Nasional (DEN) Indonesia.
Sementara itu kerja sama dengan Kementerian PU lebih spesfik tentang sustainable construction. Kerja sama di bidang pembangunan berkelanjutan melalui program pelatihan profesional di bidang konstruksi, teknologi, dan desain yang berkelanjutan. Yudis
