Selama 2025 Ada 7.560 Barang Milik Penumpang Whoosh yang Tertinggal
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat peningkatan laporan barang milik penumpang Whoosh yang tertinggal selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 Tercatat 372 barang diregistrasikan melalui layanan lost and found, dengan 123 barang di antaranya telah diambil pemiliknya.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyatakan, data itu menunjukkan tingginya mobilitas selama libur akhir tahun, berbanding lurus dengan potensi barang penumpang Whoosh yang tertinggal.
“Barang-barang tersebut ditemukan baik di area stasiun maupun di dalam rangkaian kereta Whoosh. Barang yang paling banyak tertinggal adalah botol minum, bluetooth earphone, tas, mainan, aksesoris, hingga oleh-oleh, yang umumnya tertinggal saat penumpang turun dari kereta atau berpindah area di stasiun,” kata Eva melalui keterangan dikutip Rabu (31/12/2025).
Setiap barang yang ditemukan petugas, langsung diamankan dan dilaporkan kepada petugas terkait. Barang tersebut kemudian didata secara lengkap, meliputi jenis dan ciri barang, lokasi serta waktu penemuan, dan didokumentasikan dalam sistem lost and found. Selanjutnya, barang disimpan di ruang penyimpanan khusus sesuai standar operasional yang berlaku.
Secara kumulatif sepanjang tahun 2025, KCIC mencatat 7.560 barang diregistrasikan ke dalam sistem lost and found, dengan 3.744 barang telah diambil pemiliknya.
Untuk mendukung keamanan dan pelayanan penumpang selama periode Nataru, KCIC menyiagakan 530 personel keamanan yang bertugas di seluruh stasiun dan jalur operasional Whoosh.
Baca juga: Tumbler Memang Barang yang Paling Sering Tertinggal di Kereta
Selain itu, KCIC juga mengoperasikan 1.846 unit CCTV yang tersebar di area stasiun dan rangkaian kereta, sebagai bagian dari sistem pengawasan terintegrasi yang mendukung proses pengamanan serta penanganan laporan barang tertinggal.
Penumpang yang merasa kehilangan barang dapat melapor melalui Customer Service di stasiun, Contact Center KCIC 150909, WhatsApp 0811-8888-111, email [email protected], dan melalui pesan langsung ke akun Instagram @keretacepat_id dengan menyertakan deskripsi barang, waktu, dan lokasi kejadian.
Eva menegaskan, meskipun KCIC menyediakan layanan lost and found di setiap stasiun sebagai bagian dari peningkatan pelayanan, kehilangan barang tetap menjadi tanggung jawab penumpang.
“Petugas kami akan mengamankan dan mencatat setiap barang yang ditemukan sesuai prosedur. Namun kami terus mengingatkan penumpang untuk lebih memperhatikan barang bawaannya, terutama saat turun dari kereta atau berpindah area di stasiun,” tutup Eva.