Sabtu, Juli 18, 2026
HomeApartmentKementerian PKP Gandeng KAI dan Astra Bangun 1.000 Unit Rusun di Bandung

Kementerian PKP Gandeng KAI dan Astra Bangun 1.000 Unit Rusun di Bandung

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Astra International Tbk menyiapkan pembangunan sekitar 1.000 unit rumah susun (rusun) subsidi di lahan milik KAI di Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat.

Hal itu disampaikan Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) saat meninjau lokasi bakal rusun tersebut dekat Stasiun Kiaracondong, Rabu (15/7/2026).

Peninjauan dilakukan bersama Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin, Chief of Corporate Affairs Astra International Boy Kelana Soebroto, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, serta jajaran Kementerian PKP, Pemerintah Kota Bandung, dan Kantor Pertanahan Kota Bandung.

Mwnurut Ara, pembangunan rusun di Kiaracondong akan menjadi contoh kolaborasi pemerintah dengan swasta dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Tadi spesifikasi unitnya sudah dijelaskan, 36 meter persegi, dua kamar tidur, satu kamar mandi, satu dapur, dan ada area servis,” katanya dikutip dari keterangan Kementerian PKP.

Baca juga: Di Atas Lahan KAI di Tenabang, Astra Bangun 1.000 Unit Apartemen Murah

Menteri PKP menjelaskan, pemerintah tengah mendorong pemanfaatan aset negara untuk pembangunan hunian rakyat, melalui berbagai skema pembiayaan termasuk melibatkan dunia usaha.

“Saya sudah lapor Presiden bagaimana tanah-tanah negara bisa di-treatment (untuk hunian rakyat) dengan empat cara. Satu, dibiayai dan dibangun negara melalui APBN, dua oleh Danantara, tiga bisa dengan swasta, dan bisa juga dengan cara hibah atau bentuk lainnya yang legal,” tuturnya.

Dengan melibatkan pemerintah, BUMN, dan swasta, pembangunan rumah dapat dipercepat tanpa mengurangi kepemilikan aset negara, sekaligus memastikan pemanfaatannya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat banyak.

Ara mengungkapkan, pembangunan rusun di Kiaracondong akan dimulai setelah seluruh aspek administrasi dan perizinan diselesaikan, termasuk konsultasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “Pembangunannya setelah kita konsultasi dengan BPK dan BPKP, dan sambil jalan izinnya diurus,” katanya.

Baca juga: Kementerian PKP Bangun 1.200 Unit Rusun Subsidi di Bandung, Prioritas untuk Guru

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyatakan, luas lahan bakal rusun di Kiaracondong sekitar 9.600 meter persegi, (m2) dan akan dikembangkan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD). Lahan terdiri dari dua hamparan seluas 7.124 m2 dan 2.500 m2.

Chief of Corporate Affairs Astra International Boy Kelana Soebroto menegaskan kesiapan Astra mendukung pembangunan rusun di lahan tersebut, berupa unit-unit hunian seluas 36 m2.

Berita Terkait

Ekonomi

Kadin Rilis Business Pulse Q2, Sebut Peluang Ekspor Besar

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Institute merilis hasil...

Jumhur Paparkan “Triple Planetary Crisis” yang Harus Ditangani Bersama

Pemerintah terus mendorong transformasi pengelolaan lingkungan dari sekadar penanganan...

S&P Nilai Rating Kredit RI Tetap Investment Grade dengan Prospek Stabil, Apa Pentingnya?

Lembaga pemeringkat S&P Global Ratings (S&P) mengafirmasi Sovereign Credit...

Utang Luar Negeri Pemerintah Terus Naik, Swasta Masih Takut Tambah Utang

Bank Indonesia (BI) melalui Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Ramdan...

Berita Terkini