Sabtu, Juli 18, 2026
HomeBerita PropertiPenumpang Kereta Lokal Kian Bergairah, Semester I Capai 4,67 Juta, Meningkat 13,59...

Penumpang Kereta Lokal Kian Bergairah, Semester I Capai 4,67 Juta, Meningkat 13,59 Persen

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebanyak 4.669.419 pelanggan menggunakan layanan KA Lokal yang dikelola KAI sepanjang Semester I 2026. Meningkat 13,59 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 4.110.588 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan, kenaikan tersebut menunjukkan peran penting KA Lokal dalam mendukung perjalanan masyarakat yang berkaitan dengan pekerjaan, pendidikan, perdagangan, pelayanan publik, kunjungan keluarga, pariwisata, hingga perjalanan menuju bandara.

“KA Lokal hadir dekat dengan aktivitas masyarakat di berbagai daerah. Melalui perjalanan yang terjadwal dan kapasitas layanan yang besar, masyarakat memperoleh pilihan transportasi untuk menjangkau pusat kota dan kawasan kegiatan di sepanjang lintas pelayanan,” kata Anne melalui keterangan dikutip akhir pekan ini.

KA Lokal PSO (bersubsidi) tercatat melayani 3.582.434 pelanggan, meningkat 13,89 persen dibandingkan 3.145.547 pada Semester I 2025. Sementara KA Lokal Komersial melayani 1.086.985 pelanggan, meningkat 12,64 persen dibandingkan 965.041 pelanggan pada periode yang sama tahun lalu.

Salah satu layanan yang berkontribusi terhadap mobilitas regional adalah KA Pangrango relasi Bogor–Sukabumi pp. Sepanjang Semester I 2026, KA Pangrango melayani 591.479 pelanggan, meningkat 6,69 persen dibandingkan 554.394 pelanggan pada periode yang sama 2025.

KA Pangrango menghubungkan kawasan Bogor dan Sukabumi yang memiliki aktivitas pendidikan, perdagangan, pelayanan publik, serta pariwisata. Kehadiran layanan tersebut memberikan pilihan perjalanan bagi pekerja, pelajar, mahasiswa, pelaku usaha, wisatawan, dan masyarakat yang melakukan perjalanan antardaerah.

Baca juga: Jakarta-Merak Naik Kereta Api Ongkosnya Hanya Rp11.000

Kemudian KA Siliwangi melayani 814.727 pelanggan pada Semester I 2026, naik 5,62 persen dibandingkan 771.387 pelanggan pada Semester I 2025. Layanan ini mendukung pergerakan masyarakat di wilayah Sukabumi, Cianjur, dan kawasan sekitarnya.

“KA Pangrango dan KA Siliwangi memiliki peran yang saling melengkapi dalam memperluas akses masyarakat di Jawa Barat. Layanannya mendukung perjalanan antarkabupaten sekaligus menghubungkan masyarakat dengan sekolah, kampus, pasar, pusat layanan, dan destinasi wisata,” jelas Anne.

Kontribusi KA Lokal juga terlihat di Sumatra Barat. KA Minangkabau Ekspres melayani 120.599 pelanggan selama Semester I 2026. Mendukung integrasi perjalanan antara pusat Kota Padang dan Bandara Internasional Minangkabau yang memberikan kepastian waktu bagi masyarakat, wisatawan, dan pelaku perjalanan bisnis.

Baca juga: Wisman yang Naik Kereta Terus Meningkat, Paling Banyak Lewat 10 Stasiun Ini

Sementara KA Lembah Anai melayani 162.428 pelanggan, lebih dari 3 kali lipat dibandingkan 51.035 pelanggan pada Semester I 2025. Peningkatan tersebut memperlihatkan makin besarnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi massal yang menghubungkan kawasan permukiman dengan pusat pendidikan, perdagangan, dan pariwisata di Sumatra Barat.

Menurut Anne, KA Lokal juga menjangkau aktivitas ekonomi di sekitar stasiun. Perjalanan pelanggan turut membuka peluang bagi usaha kuliner, perdagangan, transportasi lanjutan, akomodasi, serta pelaku usaha mikro dan kecil di daerah.

“Ketika akses antarkawasan makin mudah, ruang aktivitas masyarakat juga makin luas. KA Lokal membantu mempertemukan masyarakat dengan berbagai peluang ekonomi dan layanan publik di daerah yang dilalui,” ujar Anne.

Kereta api menawarkan kapasitas besar dalam satu perjalanan, sehingga dapat melayani banyak pelanggan secara bersamaan. Karakteristik tersebut membantu mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi sekaligus mendukung perjalanan yang lebih teratur dan efisien.

Baca juga: Dari Jakarta Jalan-Jalan ke Purwakarta Naik Kereta Cuma 8.000 Perak

KAI terus mengevaluasi pola perjalanan pelanggan, kebutuhan kapasitas, jadwal keberangkatan, pelayanan di stasiun, serta integrasi dengan transportasi lanjutan. Pengembangan layanan akan diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat dan karakter mobilitas pada setiap daerah.

“KAI akan terus memperkuat keandalan KA Lokal agar manfaatnya makin luas. Keselamatan, ketepatan waktu, kenyamanan, dan kemudahan akses menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas perjalanan masyarakat,” tutup Anne.

Berita Terkait

Ekonomi

Kadin Rilis Business Pulse Q2, Sebut Peluang Ekspor Besar

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Institute merilis hasil...

Jumhur Paparkan “Triple Planetary Crisis” yang Harus Ditangani Bersama

Pemerintah terus mendorong transformasi pengelolaan lingkungan dari sekadar penanganan...

S&P Nilai Rating Kredit RI Tetap Investment Grade dengan Prospek Stabil, Apa Pentingnya?

Lembaga pemeringkat S&P Global Ratings (S&P) mengafirmasi Sovereign Credit...

Utang Luar Negeri Pemerintah Terus Naik, Swasta Masih Takut Tambah Utang

Bank Indonesia (BI) melalui Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Ramdan...

Berita Terkini