Senin, Oktober 26, 2026
HomeApartmentKementerian PKP Bangun 1.200 Unit Rusun Subsidi di Bandung, Prioritas untuk Guru

Kementerian PKP Bangun 1.200 Unit Rusun Subsidi di Bandung, Prioritas untuk Guru

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan membangun rumah susun (rusun) subsidi di Bandung, tepatnya di Desa Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

Pemilikan rusun tersebut akan difasilitasi dengan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) subsidi skim Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dikelola Tapera.

Kamis (12/2/2026) Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho, mendampingi Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) meninjau lokasi rusun tersebut. Keduanya disertai Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, dan Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati.

Mengutip keterangan BP Tapera, Jum’at (13/2/2026), rusun subsidi itu akan dibangun 1 tower 20 lantai di atas lahan 3.456 m2 milik Pemkot Bandung, mencakup sekitar 1.208 unit hunian

“Penghuni rusun kita prioritaskan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bekerja di sekitar lokasi, supaya membantu mengurangi kemacetan Kota Bandung,” kata Menteri PKP sembari menambahkan, ia akan kembali melakukan peninjauan dua minggu mendatang untuk melihat progres persiapan pembangunan.

Baca juga: Perumnas Bangun Rusun Subsidi Samesta Alonia di Kemayoran, Ground Breaking Akhir Februari

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan, rusun subsidi di Sadang Serang itu, akan diprioritaskan bagi para guru yang belum punya rumah sendiri. “Soalnya di sini ekosistemnya banyak sekolahan, jadi guru akan diprioritaskan (membeli rusun),” ujarnya.

Sekda Herman Suryatman mendukung penuh pembangunan rusun tersebut, karena selaras dengan kebijakan Pemprov Jawa Barat mencegah alih fungsi lahan hijau menjadi kawasan permukiman.

“Kota Bandung menjadi percontohan penyediaan rumah susun, selanjutnya (rusun serupa) akan dibangun juga di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat,” ungkap Herman.

Baca juga: Menteri PKP Memulai Land Clearing Rusun Subsidi Meikarta, Total Akan Dibangun 141.000 Unit

Komisioner Heru Pudyo Nugroho menjelaskan, Tapera akan mendukung pemilikan rusun itu dengan KPA skim FLPP yang disalurkan bank-bank yang sudah bekerja sama dengan Tapera.

“Untuk meringankan cicilan rumah susun subsidi ini, tenor kreditnya bisa (diperpanjang) hingga 30 tahun, dengan cicilan mulai dari 1 jutaan (per bulan),” tutup Heru.

Berita Terkait

Ekonomi

Pantau Situasi Pasar Modal, Jasa Marga Siapkan Opsi Buyback Saham

PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memantau situasi pasar...

Luncurkan DNKK, Presiden Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun Tahun Depan

Pemerintah memperkuat orientasi inklusi keuangan, dengan tidak hanya memperluas...

Ekonomi Digital Jadi Andalan Capai Target Pertumbuhan 6 Persen. Menko Airlangga Jelaskan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menempatkan ekonomi digital sebagai salah...

BI: Manufaktur Ekspansif, Tapi Serapan Tenaga Kerjanya Masih Minus

Serupa dengan S&P Global dan Kementerian Perindustrian, Bank Indonesia...

Berita Terkini