Minggu, Oktober 25, 2026
HomeNewsEkonomiPantau Situasi Pasar Modal, Jasa Marga Siapkan Opsi Buyback Saham

Pantau Situasi Pasar Modal, Jasa Marga Siapkan Opsi Buyback Saham

PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memantau situasi pasar modal di tengah dinamika perekonomian lokal maupun global. Jasa Marga mencermati kondisi pasar modal dengan seksama sesuai dengan arah kebijakan perusahaan yang sejalan dengan target pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Situasi itu salah satunya dengan membuka ruang kajian terhadap berbagai inisiatif strategis, salah satunya opsi terkait potensi pembelian kembali saham (share buyback) dengan senantiasa menyelaraskannya terhadap kebutuhan likuiditas serta rencana ekspansi operasional.

Menurut Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga Trias Andriyanto, setiap alternatif aksi korporasi selalu dikaji secara menyeluruh agar selaras dengan kondisi dan prioritas bisnis perusahaan.

“Evaluasi terhadap kemungkinan opsi buyback saham didasarkan pada kajian yang komprehensif dan menyeluruh demi menjaga fundamental perusahaan. Jasa Marga juga selalu mengutamakan prinsip kehati-hatian serta tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dalam setiap langkah aksi korporasi,” katanya melalui siaran pers yang diterbitkan Minggu (25/10).

Baca juga: Semester I 2026 Jasa Marga Raih Laba Bersih Rp1,91 Triliun

Pendekatan ini juga penting untuk memastikan struktur keuangan tetap kokoh dan selaras dalam menjaga operasional jalan tol. Jasa Marga terus memperkuat fundamental bisnis, menjaga pertumbuhan kinerja keuangan, dan meningkatkan kualitas pelayanan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

Dengan dukungan jaringan jalan tol yang luas dan konektivitas yang terus berkembang, Jasa Marga berkomitmen menjaga kinerja yang berkelanjutan, menerapkan tata kelola yang bertanggung jawab, serta menghadirkan nilai tambah bagi pemegang saham dan pelayanan yang semakin baik bagi pengguna jalan.

“Kami juga berkomitmen akan menyampaikan perkembangan dan keputusan terkait rencana aksi korporasi sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku khususnya transparansi kepada seluruh pemangku kepentingan,” pungkas Trias.

Berita Terkait

Ekonomi

Luncurkan DNKK, Presiden Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun Tahun Depan

Pemerintah memperkuat orientasi inklusi keuangan, dengan tidak hanya memperluas...

Ekonomi Digital Jadi Andalan Capai Target Pertumbuhan 6 Persen. Menko Airlangga Jelaskan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menempatkan ekonomi digital sebagai salah...

BI: Manufaktur Ekspansif, Tapi Serapan Tenaga Kerjanya Masih Minus

Serupa dengan S&P Global dan Kementerian Perindustrian, Bank Indonesia...

Berita Terkini