Fungsi Penting Septic Tank, Simak Panduannya dari Penguin
Tanki septik atau septic tank merupakan material penting yang harus diaplikasikan di rumah. Fungsi utamanya untuk menampung dan mengolah limbah kotoran manusia dari toilet supaya aman dan tidak mencemari lingkungan selain menjaga kesehatan air tanah di sekitar rumah.
Septic tank merupakan wadah kedap yang akan menampung kotoran padat dan cair dari kamar mandi untuk diurang menggunakan bakteri alami hingga memecah limbah padat menjadi cairan dan gas secara biologis. Ujungnya, hasil olahan dari material ini bisa meresap ke dalam tanah atau saluran telah aman dari kuman penyakit.
Karena itu jangan sepelekan perangkat ini dan pastikan kita telah mengaplikasikan produk terbaik. Salah satu brand yang menyediakan produk ini yaitu produsen lokal Penguin. Dikutip dari laman resminya, Selasa (11/8), Penguin memberikan panduan untuk memilih produk bio septic tank.
Salah satu faktor yang paling utama yaitu, bio septic tank yang baik harus mampu mengolah limbah toilet secara optimal, kuat terhadap tekanan tanah, dan tidak mencemari sumber air maupun lingkungan. Selain itu, pastikan kapasitasnya sesuai dengan jumlah penghuni sehingga kita memiliki produk terbaik untuk sistem sanitasi di rumah.
Baca juga: Harus Tahu, Limbah Domestik dan Cara Menanganinya
Maka tiga rekomendasi yang harus diperhatikan yaitu:
Kapasitas
Kapasitas merupakan salah satu faktor penting saat memilih bio septic tank. Jika kapasitas terlalu kecil, septic tank akan cepat penuh sehingga proses pengolahan limbah toilet tidak optimal dan tangki perlu sering disedot.
Sebagai acuan, setiap orang rata-rata menghasilkan air limbah sebanyak 30 liter/hari. Sedangkan untuk masa tinggal limbah, idealnya adalah lima hari agar proses penguraian oleh bakteri berjalan optimal.
Perhitungan kapasitasnya: jumlah penghuni dikali volume rata-rata air limbah harian dikali masa tinggi limbah. Jika sebuah rumah dihuni enam orang, maka kapasitas septic tank yang dibutuhkan 6 orang x 30 liter x 5 hari = 900 liter. Artinya, rumah tersebut membutuhkan septic tank dengan kapasitas minimal 900 liter. Pertimbangkan juga kapasitas yang lebih besar untuk mengantisipasi peningkatan volume limbah di waktu-waktu tertentu.
Material
Bio septic tank umumnya dibuat dari material polietilena (PE), tapi tidak semua material PE memiliki kualitas yang sama. Material yang kurang berkualitas berisiko membuat tangki mudah penyok, retak, bahkan bocor saat menahan tekanan air dan tanah. Karena itu pastikan bio septic tank menggunakan material PE berkualitas.
Karakteristik material PE berkualitas antara lain, kuat menahan tekanan di segala kondisi tanah, tahan terhadap unsur korosif dalam air tanah dan limbah, memiliki daya tahan tinggi untuk penggunaan jangka panjang.
Baca juga: Rumah Sehat Dimulai Dari Toilet
Sistem Pengolahan
Selain kapasitas dan material, sistem pengolahan limbah juga menjadi faktor penting dalam memilih bio septic tank. Karena itu pilih tangki septik yang dilengkapi dengan sistem penguraian bertahap. Sistem ini memastikan limbah toilet dan zat organik dalam air limbah dapat terurai secara optimal sebelum dibuang.
Dengan sistem pengolahan yang baik dapat dipastikan kualitas air limbah lebih baik sehingga air limbah yang dialirkan ke sumur resapan lebih bersih dan aman. Selain itu risiko pencemaran juga bisa dikurangi hingga meminimalisir pencemaran sumber air tanah di sekitar rumah.