Jembatan Grand Kamala Lagoon Mulai Dibangun
Superblok Grand Kamala Lagoon (GKL) yang dikembangkan PP Properti di Bekasi, Jawa Barat, memasuki tahap persiapan pembangunan. Pada tahap awal dibangun jembatan yang menjadi akses menuju proyek seluas 30 ha itu. Jembatan yang disebut GLK Brige itu melintang di atas jalan tol Bekasi – Cikampek. Lokasi GKL di seberang jalan tol di jalur Cikampek – Jakarta. Karena gerbangnya di Jl KH Noer Ali tidak jauh dari Grand Metropolitan Mall maka harus dibuat jembatan di atas tol.
Jembatan ini membentang sepanjang 300 meter dengan lebar 26 meter. Ada empat lajur untuk masuk dan keluar. “GKL Bridge ini akan dilengkapi juga dengan jalur pedestrian selebar 3 meter dan akan dihiasi dengan lampu panoramic sebagai icon kota,” ujar Direktur PP Properti Galih Prahananto, dalam acara syukuran groundbreaking GKL Bridge, di Jakarta, Rabu (21/5).
Menurut Galih, proyek superblok ini menelan investasi sebesar Rp20 triliun yang akan dipakai untuk membangun apartemen, perkantoran, hotel, sekolah, rumah sakit, area komersial, retail, mal, dan lain-lain. Karena letaknya dekat jalan tol JORR Taman Mini – Cikunir, kawasan GKL bisa menjadi pusat pertumbuhan baru sebagai alternatif pusat bisnis TB Simatupang, Jakarta Selatan, dan sudah sesak.
GKL dirancang master planer Development Design Group (DDG), AS. Masa pembangunannya diperkirakan memakan waktu 11 tahun. Pada tahap pertama akan dikembangkan empat menara apartemen sebanyak 4.800 unit. Pemasarannya sudah dimulai, tipe terkecil (Studio) Rp250 jutaan. Yudis
