Perumahan di Tarumajaya Bekasi Bergeser ke Segmen Menengah
Kawasan Tarumajaya, Bekasi Utara, Jawa Barat, tidak lagi identik dengan permukiman menengah bawah. Kendati masih ada yang memasarkan rumah Rp200 jutaan ke bawah, tetapi perumahan yang membidik segmen menengah semakin banyak. Akses dan infrastruktur yang semakin bagus, serta berkembangnya kawasan membuat pengembang berani menyasar segmen lebih atas.
Segara City (110 ha), Villa Mahkota Indah, Setia Residence adalah sebagian perumahan di Tarumajaya yang bermain di segmen menengah. Setia Residence melansir tipe 36/60 – 45/84 seharga Rp250 – 350 juta. Sementara Villa Mahkota Indah harganya mulai Rp280 juta (42/84) – Rp400 juta (45/84). Segara City ketika dibuka setahun lalu masih memasarkan rumah Rp300 jutaan sekarang sudah tidak ada lagi. Di cluster Descada yang di-launching hari ini (Minggu, 14/12) melansir tipe 38/72, 45/90, 52/90 seharga Rp480 – 610 juta.
Beberapa perumahan di sekitar Tarumajaya, seperti Pondok Ungu Permai, Candrabaga, Mutiara Gading City harganya rumahnya kurang lebih sama. Pondok Ungu Permai (Duta Putra Group) masih memasarkan rumah Rp200 jutaan, tetapi spesifikasi bangunannya bukan standar rumah menengah. Spesifikasi yang cukup bagus di cluster Ubud harganya Rp300-400 jutaan, tipe 37/72 – 46/90.
Adapun Candrabaga yang dibangun satu hamparan dengan Pondok Ungun Permai harganya Rp388 – 444 juta (tipe 37/78 dan 42/90). Perumahan ini dilengkapi sport center, Marrakash Square, komersial, dan pasar.
Peningkatan segmen atau kenaikan harga properti di Bekasi Utara ini salah satunya karena pengaruh pembangunan Kota Harapan Indah (Jl Sultan Hamengkubuwono) dan Summarecon Bekasi. Kedua perumahan ini punya fasilitas cukup lengkap dan lokasinya tidak seberapa jauh dari beberapa perumahan di Tarumajaya dan Pondok Ungu.
