Sabtu, Maret 14, 2026
HomeBerita PropertiJokowi Pantau Proyek Kereta Cepat

Jokowi Pantau Proyek Kereta Cepat

Sistem transportasi massal di kawasan perkotaan Indonesia sangat tertinggal dibandingkan kota-kota lain di dunia. Untuk itu diperlukan keberanian mengambil keputusan terkait hal ini. Pemerintah sudah memulai dengan proyek mass rapid transit (MRT), light rail transit (LRT), dan high train speed.

Presiden Jokowi launching proyek kereta cepat | Foto : Poskota
Presiden Jokowi launching proyek kereta cepat | Foto : Poskota

“Kita harus berani mengembangkan transportasi massal seiring dengan perkembangan teknologi transportasi yang sangat pesat saat ini. Kalau melihat kota-kota kita itu sangat jauh ketinggalan dan ini yang harus dikejar,” ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada rapat terbatas kabinet mengenai perkembangan proyek transportasi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (25/7).

Untuk mengembangkan proyek transportasi tidak boleh berpikiran parsial dan jangka pendek, harus jauh ke depan seiring perkembangan zaman. Pemikiran jangka pendek itu yang membuat Indonesia ketinggalan dan baru berencana dengan proyek high speed train. Sementara negara lain sudah mengembangkan hyperloop.

“Makanya untuk proyek transportasi massal yang sedang dikembangkan pemerintah saat ini saya selalu mengawasi perkembangannya. Saya selalu mengingatkan dan minta laporan perkembangannya di lapangan termasuk untuk rute Jakarta-Bandung dan Jakarta-Surabaya, sekali lagi karena kita sudah sangat ketinggalan,” tandasnya.

Berita Terkait

Ekonomi

DPR Tetapkan 5 Calon Anggota Dewan Komisioner OJK, Friderica Jadi Ketua

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menetapkan lima...

Transformasi BTN Menjadi Beyond Mortgage

Bank Tabungan Negara (BTN) terus melakukan transformasi, bukan hanya...

Februari Penerimaan Pajak Tumbuh 30,4 Persen, Sektor Konsumsi Jadi Motor Utama

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara melaporkan kinerja positif pendapatan...

Menkeu: Ekonomi Indonesia dalam Posisi Kuat, Jangan Khawatir

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Anggaran Pendapatan...

Berita Terkini