Rabu, Januari 21, 2026
HomeBerita PropertiAda Pameran Rumah Murah Keur Urang Bandung

Ada Pameran Rumah Murah Keur Urang Bandung

Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) Provinsi Jawa Barat (Jabar) bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) menyelenggarakan pameran “Gebyar Rumah Jabar” di Metro Indah Mall Bandung selama lima hari (24-28 April 2019). Pameran diikuti 27 instansi yang mencakup 42 stan pameran.

“Di pameran ini ditampilkan berbagai pilihan rumah bersubsidi yang merupakan produksi pengembang dari Jabar, selain produk-produk perbankan hingga informasi mengenai program sejuta rumah Kemenpupera. Kami di kementerian terus mendorong pembangunan perumahan khususnya untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” kata Dwityo A. Soeranto, Direktur Perencanaan Penyediaan Perumahan Kemenpupera, seperti dikutip siaran pers Kemenpupera di Bandung, Kamis (25/4/2019).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Jabar Iswandi menambahkan, kebutuhan rumah yang tercermin dari angka backlog perumahan di Jabar masih sangat tinggi. Ini menjadi pekerjaan rumah semua pihak yang harus segera diselesaikan mengingat pertumbuhan penduduk di Jabar juga terus meningkat.

“Ini membuat potensi pasar perumahan di Jabar juga sangat tinggi, dan untuk itu diperlukan sinergi dan kerja sama setiap stakeholder perumahan. Saat ini di Jabar ada 200 pengembang perumahan anggota Himperra. Mayoritas membangun rumah subsidi. Setiap tahun ada tambahan sekitar 50 pengembang sehingga ini diharapkan bisa mempercepat pembangunan perumahan khususnya di wilayah Jabar,” bebernya.

Iswandi sangat mengapresiasi penyelenggaraan pameran yang melibatkan pemerintah pusat, dinas perumahan dan permukiman, perbankan, dan para pengembang swasta ini. Selain memasarkan produk, ajang seperti ini diharapkan bisa terus meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait kebijakan dan program pembiayaan di sektor perumahan.

“Selama ini pameran perumahan hanya menyasar segmen menengah ke atas dan sangat jarang untuk rumah bersubsidi. Makanya ajang seperti ini harus rutin dilakukan supaya masyarakat khususnya kalangan MBR bisa lebih mudah mengakses rumah. Kami juga berharap pemerintah bisa terus mempermudah perizinan karena ke depan kebutuhan perumahan terus membesar,” kata Iswandi.

Berita Terkait

Ekonomi

Kinerja Manufaktur 2025 Jalan di Tempat, Penyerapan Tenaga Kerja Masih Payah

Industri pengolahan atau manufaktur adalah penopang terbesar pertumbuhan ekonomi...

Kadin Optimistis Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar forum diskusi...

Harga Saham Bank BJB Menguat, Cerminkan Stabilitas dan Keyakinan Pasar

Memasuki awal tahun 2026, saham bank bjb menunjukkan momentum...

Berita Terkini