Rabu, April 22, 2026
HomeBerita PropertiAda Pameran Rumah Murah Keur Urang Bandung

Ada Pameran Rumah Murah Keur Urang Bandung

Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) Provinsi Jawa Barat (Jabar) bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) menyelenggarakan pameran “Gebyar Rumah Jabar” di Metro Indah Mall Bandung selama lima hari (24-28 April 2019). Pameran diikuti 27 instansi yang mencakup 42 stan pameran.

“Di pameran ini ditampilkan berbagai pilihan rumah bersubsidi yang merupakan produksi pengembang dari Jabar, selain produk-produk perbankan hingga informasi mengenai program sejuta rumah Kemenpupera. Kami di kementerian terus mendorong pembangunan perumahan khususnya untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” kata Dwityo A. Soeranto, Direktur Perencanaan Penyediaan Perumahan Kemenpupera, seperti dikutip siaran pers Kemenpupera di Bandung, Kamis (25/4/2019).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Jabar Iswandi menambahkan, kebutuhan rumah yang tercermin dari angka backlog perumahan di Jabar masih sangat tinggi. Ini menjadi pekerjaan rumah semua pihak yang harus segera diselesaikan mengingat pertumbuhan penduduk di Jabar juga terus meningkat.

“Ini membuat potensi pasar perumahan di Jabar juga sangat tinggi, dan untuk itu diperlukan sinergi dan kerja sama setiap stakeholder perumahan. Saat ini di Jabar ada 200 pengembang perumahan anggota Himperra. Mayoritas membangun rumah subsidi. Setiap tahun ada tambahan sekitar 50 pengembang sehingga ini diharapkan bisa mempercepat pembangunan perumahan khususnya di wilayah Jabar,” bebernya.

Iswandi sangat mengapresiasi penyelenggaraan pameran yang melibatkan pemerintah pusat, dinas perumahan dan permukiman, perbankan, dan para pengembang swasta ini. Selain memasarkan produk, ajang seperti ini diharapkan bisa terus meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait kebijakan dan program pembiayaan di sektor perumahan.

“Selama ini pameran perumahan hanya menyasar segmen menengah ke atas dan sangat jarang untuk rumah bersubsidi. Makanya ajang seperti ini harus rutin dilakukan supaya masyarakat khususnya kalangan MBR bisa lebih mudah mengakses rumah. Kami juga berharap pemerintah bisa terus mempermudah perizinan karena ke depan kebutuhan perumahan terus membesar,” kata Iswandi.

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu: Angka Defisit Fiskal adalah Sinyal Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik lima pimpinan...

Pemerintah Bilang Triwulan I Kredit Tumbuh Double Digit, Tapi Kredit UMKM Masih Payah

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah terus memperkuat peran...

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Berita Terkini