Wamenkeu Suahasil: Kredibilitas dan Komunikasi Pemerintah, Kunci Menjaga Kepercayaan Pasar
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menegaskan, kredibilitas dan komunikasi (pemerintah) yang konsisten merupakan faktor utama dalam menjaga kepercayaan investor dab memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah berbagai ketidakpastian global.
Suahasil menyampaikan pendapat itu saat menjadi narasumber dalam JP Morgan Alumni Senior Meeting di Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Menurut Wamenkeu, salah satu kualitas yang paling diapresiasi investor terhadap Indonesia, adalah kemampuan pemerintah untuk terus menjaga komunikasi dan menjelaskan arah kebijakan secara terbuka.
“Ini quality yang dicari para investor kita. Constant communication. Kita harus komunikasikan tujuan dari kebijakan kita,” katanya dikutip dari keterangan resmi Kementerian Keuangan, Kamis (4/6/2026).
Suahasil menjelaskan, dalam berkomunikasi dengan investor, yang terpenting bukan hanya menjelaskan aspek teknis kebijakan, tapi juga menyampaikan tujuan dan alasan di balik kebijakan tersebut.
Dengan demikian, investor dapat memahami arah kebijakan pemerintah meskipun menghadapi kondisi ekonomi yang terus berubah.
baca juga: Wamenkeu Juda:Dunia Cepat Berubah dan Kian Sulit Diprediksi, Pengelola Fiskal Perlu Kuasai 3 Hal Ini
Lebih lanjut Wamenkeu menekankan, kredibilitas menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai guncangan ekonomi global. Mulai dari pandemi Covid-19 hingga dinamika geopolitik dan ekonomi internasional yang masih berlangsung hingga saat ini.
“Yang jadi paling penting adalah credibility. Ketika masuk ke Maret 2020 (menghadapi pandemi Covid-19), kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Tetapi yang harus dijaga adalah kredibilitas,” ujar Wamenkeu.
Wamenkeu menambahkan, sektor keuangan merupakan sektor yang bertumpu pada kepercayaan. Karena itu, pemerintah harus terus berupaya menjaga konsistensi antara kebijakan yang disampaikan dan implementasinya di lapangan. “Credibility is the currency in the financial sector,” terang Wamenkeu.
Baca juga: Wamenkeu Suahasil: Pemangkasan Anggaran 2025 Terbukti Tidak Ganggu Pertumbuhan Ekonomi
Selain kredibilitas, Wamenkeu juga menyoroti tingginya ketahanan perekonomian Indonesia. Ia menilai masyarakat Indonesia memiliki kemampuan adaptasi yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi. “Saya meyakini resiliensi dari perekonomian kita luar biasa tinggi,” tukasnya.
Ketahanan itu perlu terus didukung melalui kebijakan yang memiliki tujuan yang jelas, tata kelola yang baik, serta pelaksanaan yang kredibel. “Intent yang benar, kemudian credible and good governance. Ini kuncinya,” tandas Wamenkeu.
Dalam diskusi itu, Wamenkeu juga menyampaikan optimismenya terhadap prospek investasi Indonesia. Ia menilai Indonesia tidak akan pernah kekurangan proyek investasi yang menarik, dan mampu memberikan tingkat pengembalian yang tinggi.
Baca juga: Strategi Anggaran dan Utang Serba 3 Ala Kemenkeu untuk Jaga Ekonomi
Namun, realisasi investasi tetap membutuhkan perbaikan iklim investasi, terutama dari sisi kepastian hukum dan pembangunan kepercayaan.
“Indonesia tidak akan pernah kekurangan proyek yang bagus. Sangat banyak proyek di Indonesia yang bisa menghasilkan IRR (Internal Rate of Return) yang tinggi. Namun, supaya betul-betul terjadi investasinya, iklim investasinya mesti diperbaiki. Kita selalu balik lagi ke hal yang sama, kepastian hukum dan trust,” pungkas Wamenkeu Suahasil.