Nggak Selalu Naik, Ini Beberapa Faktor yang Bisa Bikin Harga Properti Turun
Properti merupakan salah satu aset yang cukup digemari sebagai obyek investasi dengan nilainya yang cenderung selalu naik. Properti juga kerap digunakan untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari sisi yield maupun gain.
Beberapa aset properti yang digemari untuk investasi mulai dari rumah, apartemen, ruko, hingga kaveling. Kendati produk properti memiliki tren harga yang cukup baik namun ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan harganya tertahan bahkan cenderung turun dari waktu ke waktu.
Dikutip dari laman Kementerian Keuangan Sabtu (18/7), berikut beberapa faktor yang bisa membuat nilai aset properti turun:
Dampak Bencana
Indonesia memiliki keunggulan dan kekurangan sendiri akibat berposisi di ring of fire atau lingkar api pasifik dengan banyaknya gunung yang menawarkan keindahan pemandangan dan kesuburan tanah di sekitarnya, yang membuat wilayah di Indonesia juga rentan terhadap bencana alam.
Ada beberapa data empiris yang menunjukkan bahwa peradaban manusia dapat beralih dari suatu wilayah ke wilayah lain ketika kondisi wilayah eksisting tidak lagi dapat mendukung kenyamanan kehidupan dengan baik.
Bencana alam yang dapat menyebabkan hilangnya peradaban ataupun berdampak negatif terhadap harga properti merupakan bencana alam yang dampaknya permanen ataupun sulit untuk dipulihkan, seperti tertutupnya suatu wilayah akibat dampak dari letusan gunung berapi dan menjadi jalur baru bagi aliran lava ataupun material erupsi.
Baca juga: OECD: Harga Properti di Indonesia Naik Terus, Tapi Penerimaan Pajaknya Justru Turun
Pergerakan lempeng permukaan tanah yang lebih intens ataupun amblasnya permukaan tanah akibat perubahan struktur dalam tanah yang permanen serta banjir rob yang disebabkan naiknya permukaan laut dan tidak dapat diatasi dengan pembangunan tanggul penahan.
Faktor-faktor diatas akan mempengaruhi permintaan properti di wilayah tersebut dan para penghuni akan berusaha untuk menjual propertinya dengan harga terendah yang mereka relakan dengan harapan mendapatkan keamanan dan kenyamanan di lokasi lain. Dengan tidak seimbangnya jumlah permintaan dan penawaran, maka harga akan mencari titik keseimbangan baru dengan kecenderungan semakin menurun sampai dengan ditemukannya keseimbangan baru.
Bencana Sosial
Perkembangan peradaban manusia akan senantiasa dihadapkan oleh dua sisi, dampak positif dan juga dampak negatif. Dengan adanya perkembangan maka kualitas kehidupan manusia akan cenderung meningkat baik dari sisi kemudahan aksesbilitas, efisiensi sumber daya ataupun ketersediaan.
Sebelum hal ini dapat dinikmati secara masal, akan terdapat proses riset terlebih dahulu sehingga perkembangan tersebut memiliki ketepatan dari sisi ketersediaan, fungsi dan keberlanjutan.
Baca juga: Penjualan Rumah Triwulan I Anjlok, Harga Stagnan
Dalam beberapa catatan sejarah, diketahui terdapat beberapa fasilitas riset yang mengalami kecelakaan kerja dan memiliki dampak negatif terhadap lingkungan di sekitarnya, salah satunya adanya kebocoran fasilitas nuklir yang menyebabkan dievakuasinya penduduk setempat dan hingga saat ini wilayah tersebut masih diisolasi akibat kadar radiasi yang tinggi. Hal seperti ini tentunya menyebabkan runtuhnya harga properti di wilayah tersebut.
Tragedi
Selain kecelakaan kerja, tragedi atau insiden kemanusiaan juga dapat berdampak negatif bagi harga properti. Umumnya dampak yang ditimbulkan oleh tragedi atau insiden kemanusiaan hanya bersifat lokal dan bahkan hanya berpengaruh pada harga properti itu sendiri, tidak secara langsung mempengaruhi harga properti lain disekitarnya.
Hal ini dikarenakan tragedi atau insiden kemanusiaan umumnya hanya memiliki pengaruh mendalam pada beberapa kelompok tertentu.
Tragedi atau insiden kemanusiaan erat kaitannya dengan tindakan kriminalitas yang menyebabkan hilangnya nyawa, oleh karena itu dengan adanya perspektif bahwa lokasi tersebut tidak aman, akan berdampak pada sektor properti di wilayah tersebut.
Akan tetapi kondisi seperti ini akan mengalami perbaikan atau koreksi harga seiring dengan terlupakannya tragedi tersebut sejalan dengan perkembangan waktu.
Baca juga: Begini Pengembang Menentukan Harga Properti
Perubahan Regulasi
Regulasi pemerintah juga memegang peran penting terhadap proyeksi permintaan dan penawaran atas suatu properti di suatu wilayah. Sejatinya seluruh pembangunan properti harus tunduk dan mematuhi tata ruang dan tata wilayah yang telah ditetapkan oleh pemerintah setempat.
Umumnya terdapat beberapa zona yang tidak dapat dikembangkan, salah satunya adalah zona ruang terbuka hijau.
Dalam beberapa kasus di negara lain, perubahan zonasi dapat dilakukan seiring berjalannya waktu seiring dengan kebutuhan, seperti misalnya akibat adanya perubahan arah longsoran material erupsi di suatu wilayah, maka pemerintah daerah di suatu negara merubah zonasi yang sebelumnya merupakan area pemukiman menjadi area pertanian, untuk menghindari adanya penduduk yang menetap di sana.
Untuk itu pastikan sebelum membeli aset bahwa antara rencana pengembangan dengan zonasi yang diizinkan memang sesuai.