Minggu, Januari 25, 2026
HomeNewsEkonomiDemi Konsumsi, Kaum Menengah Terus Kurangi Porsi Tabungan

Demi Konsumsi, Kaum Menengah Terus Kurangi Porsi Tabungan

Survei Konsumen Bank Indonesia yang dipublikasikan beberapa pekan lalu mencatat, pada Februari 2025 rata-rata proporsi pendapatan konsumen yang dipakai untuk konsumsi (average propensity to consume ratio) mencapai 74,7 persen. Meningkat dibandingkan Januari 2025 sebesar 73,6 persen dan Desember 2024 sebanyak 74,1 persen.

Sementara proporsi pendapatan konsumen yang disimpan atau ditabung (saving to income ratio) tercatat 14,7 persen pada Februari 2025, dibanding 15,3 persen pada Januari 2025 dan 15,5 persen pada Desember 2024.

Sedangkan proporsi pembayaran cicilan/utang dibanding penghasilan (debt to income ratio) Februari 2025 mencapai 10,6 persen, menurun dibanding 11,1 persen pada Januari 2025, dan naik amat tipis dibanding Desember 2024 sebesar 10,5 persen.

Menurut survei BI tersebut, proporsi konsumsi terhadap pendapatan terindikasi meningkat pada hampir seluruh tingkat pengeluaran.

Tertinggi peningkatan porsi konsumsinya kalangan menengah (pengeluaran Rp3,1-4 juta) dari 70,9 persen menjadi 74,5 persen, diikuti kalangan menengah bawah (pengeluaran Rp2,1-3 juta) dari 74 persen menjadi 76,7 persen.

Sementara proporsi konsumsi dibanding pendapatan kalangan atas (pengeluaran >Rp5 juta) menurun dari 69,4 persen menjadi 67,9 persen.

Sedangkan proporsi pendapatan yang ditabung terus mengalami penurunan pada semua kelompok pengeluaran, dengan penurunan tertinggi pada kalangan menengah (pengeluaran Rp3,1-4 juta) dari 16 persen menjadi 14,4 persen, diikuti kalangan menengah bawah (pengeluaran Rp2,1-3 juta) dari 15,2 persen menjadi 13,4 persen.

Berita Terkait

Ekonomi

Pemerintah Tetap Optimis Ekonomi 2026 Tumbuh 5,4 Persen, Bahkan Bisa Lebih Tinggi

Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) memperkirakan,...

IMF: Ekonomi RI 2025 Hanya Akan Tumbuh 5 Persen

Dana Moneter Internasional (IMF) menilai, perekonomian Indonesia tetap menunjukkan...

Modal Asing Masih Terus Keluar, Tapi Rupiah Kembali Menguat

Pekan lalu nilai tukar rupiah sempat mendekati Rp17.000 per...

Berita Terkini