Kamis, Februari 26, 2026
HomeBerita PropertiPenjualan Unit-Kaveling-Strata Title Jadi Kontributor Terbesar Pendapatan BSDE

Penjualan Unit-Kaveling-Strata Title Jadi Kontributor Terbesar Pendapatan BSDE

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE, kelompok properti Sinar Mas Land/SML) membukukan pendapatan usaha sebesar Rp2,70 triliun pada kuartal pertama (Q1) 2025. Menurut Direktur BSDE Hermawan Wijaya, capaian pada awal tahun ini mencerminkan fundamental bisnis yang solid di tengah dinamika perekonomian dan siklus musiman industri properti.

“Tahun lalu kami mencatatkan pertumbuhan kinerja tertinggi untuk periode 2019-2024 sehingga kuartal pertama tahun ini terjadi penyesuaian ataupun koreksi di pasar. Pendapatan yang berhasil diraih ini ditopang dari berbagai segmen usaha yang dimiliki BSDE,” ujarnya dikutip dari keterangan resmi Sabtu (14/06).

Segmen penjualan unit, lot tanah, dan strata title tetap menjadi kontributor utama pada capaian kinerja perusahaan dengan kontribusi mencapai 85,31 persen dari total pendapatan usaha konsolidasi. Segmen ini membukukan hasil sebesar Rp2,30 triliun yang mencerimkan tingginya permintaan konsumen atas portofolio bisnisnya.

Segmen sewa tercatat sebagai kontributor pendapatan kedua dengan total sebesar Rp232,73 miliar. Selanjutnya segmen pengelolaan gedung dengan membukukan pendapatan sebesar Rp94,25 miliar (3,49 persen).

Baca juga: SML-Hankyu Hanshin Kolaborasi Kembangkan Perumahan Baru di BSD

Dari segmen utama itu beberapa pos pendapatan digolongkan sebagai segmen lain-lain seperti jasa pengelolaan jalan tol, arena rekreasi, pelayanan air, dan lainnya. Segem ini membukukan pendapatan sebesar Rp74,72 miliar (2,77 persen. Dari capaian ini BSDE membukukan laba kotor sebesar Rp1,70 triliun.

Beban pokok penjualan sebesar Rp1 triliun dengan laba usaha di level Rp595,47 miliar. Total laba tahun berjalan sebesar Rp344,69 miliar yang mengalami koreksi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,54 triliun dengan laba yang didistribusikan ke entitas induk sebesar Rp320,62 miliar, turun dari Rp1,44 triliun pada kuartal pertama tahun sebelumnya.

Baca juga: SML-Jatim Park Hadirkan Taman Wisata Modern BSD Secret Zoo

Dari sisi neraca, jumlah aset tercatat sebesar Rp75,92 triliun dengan jumlah liabilitas turun menjadi Rp27,47 triliun dari sebelumnya Rp28,70 triliun. Sementara itu jumlah ekuitas meningkat 2,38 persen menjadi Rp48,45 triliun yang mengindikasikan struktur permodalan yang sehat meskipun terdapat penyesuaian margin.

“Capaian ini mencermikna kemampuan BSDE dalam menjaga efisiensi operasional termasuk tingkat pengembalian yang solid terhadap aset dan ekuitas. Kinerja ini juga menjadi dasar yang kuat bagi perusahaan untuk terus mendorong pertumbuhan di kuartal-kuartal berikutnya dengan proyek yang tersebar di kawasan strategis,” beber Hermawan.

Berita Terkait

Ekonomi

Januari Penerimaan Pajak Melesat, Tapi Belanja Negara Juga Melonjak

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan negara mencapai Rp172,7 triliun...

Awal Tahun Belanja Pemerintah Ngegas, Kredit Tumbuh Double Digit

Bank Indonesia melaporkan, Senin (23/2/2026), likuiditas perekonomian atau uang...

Berita Terkini