Desember 2025 Cadangan Devisa RI Kembali Melonjak
Cadangan devisa RI sempat mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Maret 2025 sebesar USD157,1 miliar, untuk kemudian merosot lagi menjadi USD148,7 miliar pada September 2025, sebelum naik lagi sedikit menjadi USD149,9 miliar pada Oktober 2025 dan USD150,1 miliar pada November 2025.
Pada Desember 2025, Bank Indonesia (BI) melaporkan, Kamis (8/1/2025), cadangan devisa RI itu kembali melonjak USD6,4 miliar (lebih dari USD106 triliun dengan kurs Rp16.600/USD) menjadi USD156,5 miliar.
Kenaikan posisi cadangan devisa tersebut terutama bersumber dari penerimaan pajak dan jasa, penerbitan sukuk (surat utang syariah) global pemerintah, serta penarikan pinjaman pemerintah.
Baca juga: September Cadangan Devisa Merosot Jadi USD148,7 Miliar, Terendah Dalam Setahun Terakhir
Posisi cadangan devisa pada akhir Desember 2025 itu, setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
“Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan RI,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso.
Ke depan, Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal perekonomian RI tetap baik, didukung juga oleh aliran masuk modal asing yang terus berlanjut sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional, dan imbal hasil instrumen investasi di Indonesia yang tetap menarik.