Kamis, Januari 22, 2026
HomeBankKerap Tidak Disadari, Kesalahan Finansial yang Bisa Berdampak Besar

Kerap Tidak Disadari, Kesalahan Finansial yang Bisa Berdampak Besar

Setiap keputusan finansial bisa berpengaruh langsung maupun tak langsung pada kehidupan kita. Harus diakui, ada banyak masalah keuangan yang kerap muncul dari kesalahan kecil yang dilakukan terus-menerus hingga berdampak besar.

Untuk mendapatkan financial freedom perlu terus dilatih disiplin keuangan maupun menabung. Maka dimulai dari keputusan finansial yang tepat kita bisa meraih kebebasan finansial di masa depan. Menjadi sangat penting untuk mengenali kesalahan finansial yang sering luput disadari dan cara menghindarinya sejak dini.

Bank OCBC NISP berbai tips untuk mengenali kesalahan finansial sebagaimana dikutip dari laman resminya Rabu (21/01). Sangat penting untuk memahami aktivitas keuangan karena keputusan finansial yang salah akan membuat keuangan kita sulit naik kelas.

Ada banyak kesalahan finansial yang tidak disadar, berikut beberapa di antaranya yang perlu dihindari.

Merasa Aman
Banyak orang merasa kondisi keuangannya baik-baik saja karena setiap bulan selalu bisa memenuhi kebutuhan maupun membayar tagihan rutin kendati meski sering keteteran di akhir periode. Ini kerap rasa aman semu karena masih mengandalkan gaji berikutnya, kartu kredit, atau utang. Padahal, kondisi tersebut menunjukkan tidak adanya ruang finansial untuk menghadapi situasi tak terduga.

Tidak Dipisah Berdasarkan Tujuan
Menggabungkan semua uang dalam satu rekening dianggap praktis tetapi ini justru membuat keuangan sulit dikontrol. Tanpa pemisahan yang jelas, kita bisa menggunakan uang dari pos lain tanpa sadar. Akibatnya, tabungan sering terpakai untuk konsumsi dan rencana finansial jangka menengah maupun panjang menjadi sulit tercapai karena tidak pernah benar-benar “dipagari”.

Baca juga: Gaji Kecil Juga Wajib Menabung, Nih Tipsnya

Tunda Dana Darurat
Banyak orang menunda membangun dana darurat dengan alasan kondisi masih aman, pekerjaan stabil, dan tubuh sehat. Kesalahan ini baru terasa dampaknya saat terjadi hal di luar rencana seperti sakit, kehilangan pekerjaan, atau kebutuhan keluarga mendadak. Tanpa dana darurat, pilihan yang tersisa biasanya berutang atau mengorbankan tabungan jangka panjang yang akhirnya memperburuk kondisi finansial secara keseluruhan.

Lupa Kelola Arus Kas
Menabung dianggap sebagai indikator utama keuangan yang sehat. Tapi fokus menabung tanpa pengelolaan arus kas yang baik membuat kebiasaan menabung bisa menjadi tidak efektif. Seseorang bisa saja rutin menabung tapi tetap boros dalam pengeluaran harian atau memiliki cicilan yang terlalu besar. Akibatnya tabungan tidak benar-benar mencerminkan kondisi finansial yang kuat karena pengeluaran tidak terkendali.

Utang Kecil
Utang dengan nominal kecil biasanya disepelekan karena terasa ringan dan mudah dibayar. Padahal jika jumlahnya banyak dan tersebar, utang kecil ini dapat menggerus pemasukan secara perlahan. Tanpa disadari total cicilan bulanan bisa membebani arus kas dan mengurangi kemampuan menabung atau berinvestasi. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini membuat keuangan stagnan dan sulit naik kelas.

Tidak Evaluasi Lifestyle
Kenaikan penghasilan umumnya langsung diikuti dengan peningkatan gaya hidup tanpa perencanaan yang matang. Pengeluaran yang perlahan membesar kerap tidak terasa karena naik sedikit demi sedikit. Kesalahan ini berdampak besar ketika penghasilan tidak lagi bertambah atau justru menurun sementara standar hidup sudah terlanjur tinggi. Akibatnya, keuangan menjadi tidak fleksibel dan mudah terguncang.

Abai Cek Kondisi Keuangan
Banyak orang enggan mengecek kondisi keuangan karena merasa rumit atau takut melihat kenyataan. Padahal tanpa evaluasi rutin, kesalahan kecil bisa menumpuk dan berubah menjadi masalah besar. Tidak mengetahui posisi keuangan membuat seseorang sulit mengambil keputusan yang tepat baik dalam menabung, berutang, maupun berinvestasi.

Baca juga: Nutrisi Finansial Perlu Diracik, Simak Strateginya Dari Bank BCA

Solusi
Bagaiaman solusi untuk memperbaiki kesalahan finansial? Tentu setiap kesalahan harus diperbaiki agar kondisi keuangan bisa membaik dan lebih stabil. Dalam konteks ini OCBC memiliki beragam solusi keuangan individu yang dirancang untuk membantu mengelola uang secara terstruktur dan terencana.

Melalui berbagai pilihan tabungan kita bisa memisahkan dana sesuai tujuan mulai dari kebutuhan harian, dana darurat, hingga tabungan untuk rencana jangka menengah dan panjang. Ada juga produk investasi yang bisa disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan finansial yang berbeda bagi setiap orang.

Dengan pendekatan ini, menabung tidak lagi sekadar menyisihkan uang tetapi menjadi bagian dari strategi membangun aset dan menjaga nilai uang dari waktu ke waktu. Hal ini bisa membantu menghindari kesalahan umum seperti menumpuk dana tanpa perencanaan atau menunda investasi karena merasa belum siap.

Berita Terkait

Ekonomi

Diskon Tarif Transportasi Efektif Dongkrak Mobilitas Masyarakat di Akhir Tahun

Gune menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di akhir tahun, pemerintah...

Kinerja Manufaktur 2025 Jalan di Tempat, Penyerapan Tenaga Kerja Masih Payah

Industri pengolahan atau manufaktur adalah penopang terbesar pertumbuhan ekonomi...

Kadin Optimistis Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar forum diskusi...

Harga Saham Bank BJB Menguat, Cerminkan Stabilitas dan Keyakinan Pasar

Memasuki awal tahun 2026, saham bank bjb menunjukkan momentum...

Berita Terkini