Iklim dengan kelembapan yang tinggi di Indonesia langsung berpengaruh pada cat rumah dan ini menjadi tantangan tersendiri untuk rumah-rumah di Indonesia. Dindng yang lembap menjadi tempat yang baik untuk tumbuhnya jamur dan lumut yang akan membuat cat cepat pudar dan membuat tampilan rumah menjadi kurang menarik.

Untuk itu sangat penting memilih cat dengan formula anti jamur baik yang dipulaskan pada area interior terlebih ektsterior. Melalui berbagai inovasi, brand cat Mowilex menghadirkan serangkaian produk cat premium yang dirancang khusus untuk menjawab berbagai tantangan ini.

Dikutip dari laman resminya Rabu (21/01), dengan teknologi ramah lingkungan untuk perlindungan maksimal, Mowilex menawarkan solusi lengkap untuk melindungi rumah dari dalam hingga luar dan menjaganya tetap bersih, sehat, dan indah meski berada di daerah dengan tingkat kelembapan tinggi.

Namun sebelum mengulas produk, perlu diketahui mengapa daerah lembap membutuhkan cat khusus? Rumah di daerah pegunungan, pesisir, atau lingkungan dengan sirkulasi udara minim sering menghadapi masalah yang sama: dinding cepat berjamur, warnanya memudar, dan bahkan mengelupas akibat kelembapan yang terus menempel di permukaan.

Pada kondisi ini, jamur dan lumut mudah tumbuh karena udara lembap mempercepat pembentukan koloni mikroorganisme. Di sisi lain, air hujan dan sinar UV dapat menyebabkan warna cat memudar lebih cepat. Maka pemilihan cat yang memiliki perlindungan ganda anti-jamur dan anti-luntur adalah langkah penting untuk menjaga keindahan dan ketahanan rumah.

Untuk perlindungan yang komprehensif, Mowilex memberikan tips untuk memulai dari area dalam dengan memastikan dinding siap untuk pengaplikasian sebelum menggunakan cat interior. Jadi langkah penting adalah memastikan kondisi dinding terlebih dulu supaya benar-benar siap dicat.

Baca juga: Mengenal Berbagai Jenis Cat, Dari No Odor Sampai Anti Bakteri

Area seperti kamar mandi, dapur, ruang cuci, atau bagian belakang rumah sering kali menjadi tempat yang paling lembap. Jika dinding hanya langsung dicat tanpa penanganan awal, masalah seperti jamur, noda lembap, bau apek, hingga cat menggelembung akan terus muncul. Maka lakukan beberapa langkah sebagai berikut:

Cek Sumber Masalah
Beberapa kondisi yang perlu diperhatikan yaitu apakah ada rembes dari luar, apakah terdapat retak rambut yang membuat air meresap, atau apakah dinding lembap karena faktor cuaca seperti hujan yang terus menerus.

Waterproofing Sealer
Setelah penyebabnya diketahui, dinding harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum menerima lapisan cat interior. Untuk produk Mowilex, ada dua solusi waterproofing yang dapat disesuaikan dengan tingkat keparahan lembapnya dinding. Ada produk yang digunakan untuk lembap ringan hingga sedang yang bisa menutup pori-pori dinding, mengurangi penyerapan air, dan menjaga permukaan lebih stabil sebelum dicat.

Produk lainnya adalah rekomendasi untuk kasus lembap yang lebih berat, misalnya dinding yang pernah mengalami rembes atau retak halus. Formulanya dirancang untuk memberikan perlindungan lebih kuat sehingga mencegah air kembali meresap dari dalam struktur dinding.

Baca juga: Ini Cat Ramah Alam dengan Ketahanan Seusia Bangunan

Pastikan tidak ada retak pada plester atau acian sebelum pengaplikasikan produk apapun. Pilihan produknya Mowilez Waterproofing Anti-Bocor untuk mengatasi kelembapan yang berasal dari luar. Keunggulan produk ini bisa membentuk lapisan elastis yang menahan rembesan dari luar, mencegah kelembapan masuk ke lapisan dalam dinding, dan membantu menjaga struktur dinding tetap kering.

Cat Precoat
Produk ini untuk mengatasi dinding lembap sebelum pengecatan interior. Pilihannya Precoat Waterproofing dan Precoat Waterproofing Sealer. Keduanya berfungsi sebagai lapisan dasar yang memperkuat dinding dan mencegah masalah lembap muncul kembali.

Cat Interior
Setelah dinding siap sudah bisa diaplikasikan dengan cat interior misalnya dari rangkaian emulsion series Mowilex. Cat tembok interior untuk ruangan dengan aktivitas tinggi atau tempat yang membutuhkan tingkat kebersihan lebih, pilihannya ada Cat Anti-Bakteri dengan formula khusus yang bisa menghambat pertumbuhan jamur, bakteri, dan mikroorganisme.

Baca juga: KEIM, Cat dari Mineral dengan Ketahanan Luar Biasa dan Ramah Lingkungan

Dengan permukaan yang lebih kedap air, dinding menjadi lebih tahan terhadap pertumbuhan jamur dan lumut, terutama pada area lembap.Precoat meningkatkan adhesi sehingga cat interior yang diaplikasikan setelahnya menempel lebih kuat dan tidak mudah menggelembung atau mengelupas.

Kesimpulannya, rumah di daerah lembap membutuhkan perlindungan yang tepat agar dinding tidak mudah berjamur, mengelupas, atau kembali lembap setelah dicat. Karena itu penanganan harus dimulai dari sumber masalahnya, bukan hanya menutupinya dengan cat biasa. Dengan rangkaian perlindungan yang tepat, dinding rumah tidak hanya terlihat indah tetapi juga benar-benar terlindungi dari jamur, lumut, dan kelembapan tinggi.