Selasa, Januari 27, 2026
HomeBerita PropertiKarisma Event Nusantara 2026 Hadirkan 125 Event Unggulan di 38 Provinsi

Karisma Event Nusantara 2026 Hadirkan 125 Event Unggulan di 38 Provinsi

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) secara resmi meluncurkan Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang menghadirkan 125 event terpilih dari 38 provinsi di Indonesia untuk memperkuat event daerah sebagai daya tarik utama pariwisata nasional sekaligus mendorong pemerataan dampak ekonomi di berbagai wilayah.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, KEN 206 merupakan instrumen penting untuk terus mendorong pembangunan sektor pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan sehingga bisa mendorong bukan hanya perayaan budaya tapi sebagai penggerak pariwisata dan ekonomi lokal.

“Event ini juga menjadi ruang ekspresi budaya, wadah kolaborasi, sekaligus etalase kekayaan Indonesia yang berdaya saing. KEN 2026 menghadirkan rangkaian event unggulan terkurasi yang menampilkan kekayaan budaya, seni, kuliner, musik, dan karnaval,” ujarnya dikutip dari siaran pers yang diterbitkan Senin (26/01).

Program ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan event daerah, memperkuat identitas destinasi, serta mendorong pergerakan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara.

Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar Vinsensius Jemadu menjelaskan, KEN 2026 menghadirkan 125 event terpilih yang meningkat dari 110 event pada KEN 2025 yang menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan manfaat pariwisata melalui penyelenggaraan event berstandar nasional.

“Dengan 125 event terpilih dari 38 provinsi, KEN 2026 menegaskan komitmen kami untuk memastikan kualitas tetap menjadi prioritas. Proses kurasi dilakukan agar setiap event memiliki daya tarik, berkelanjutan, dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat serta pelaku pariwisata daerah,” jelasnya.

Baca juga: Dorong Pariwisata, Pemerintah Siapkan Quality Tourism Fund dan Quality Tourism Standards

Event yang tergabung dalam KEN 2026 telah melalui proses kurasi dengan indikator utama meliputi ide dan inovasi, pemasaran dan strategi komunikasi, manajemen kegiatan, manajemen keuangan, serta analisis dampak. Program ini juga mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, komunitas, dan pelaku industri pariwisata serta ekonomi kreatif.

Melalui KEN 2026, Kementerian Pariwisata berharap event daerah semakin siap menjadi magnet kunjungan wisatawan, memperkuat citra destinasi, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

“Program ini juga sejalan dengan penguatan kampanye #DiIndonesiaAja untuk menumbuhkan kebanggaan berwisata di dalam negeri. Peluncuran KEN 2026 dilaksanakan secara nasional sebagai bagian dari strategi penguatan promosi pariwisata yang adaptif terhadap perkembangan media dan perilaku audiens,” imbuh Vinsensius.

Ilustrasi Desa Adat wae Rebo di NTT (dok. Istimewa)

Adapun daftar 125 KEN 2026 antara lain di Aceh dengan event Aceh Ramadhan Festival, Aceh Culinary Festival, Banda Aceh Colosal Coffee Experience. Sumatra Utara Maniamolo Fest, Samosir Music International (SMI), Gelas Melayu Serumpun, Fastival Bunga dan Buah Karo, Gebyar Batu Bara Bertanjak, Berlabuh Di Deli Serdang.

Di Sumatera Barat ada Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman, Festival Minangkabau, Festival 5 Danau, ⁠Sawahlunto International Music Festival (SIMFes), ⁠Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival, ⁠Rang Solok Baralek Gadang, ⁠Festival Pesona Mentawai. Di Riau ⁠Festival Perang Air, ⁠Festival Bakar Tongkang, ⁠Kenduri Riau, ⁠Festival Pacu Jalur Tradisional, ⁠Subayang Festival.

Bengkulu Festival Tabut, Jami Festival Batanghari, Kepualauan Riau Kenduri Seni Melayu, Jong Race Festival, Kepualauan Bangka Belitung Festival BUdaya Napak Sire, Sumatera Selatan Festival Sriwijaya, Festival Perahu Bidar Tradisional, Lampung Festival Budaya Sekala Bekhhak, Festival Krakatau, Tubaba Art Festival.

Baca juga: Desa Ponggok Disulap Jadi Pusat Pariwisata dan Bisnis Berkelanjutan

Di Banten Gebrag Ngadu Bedug, Golok Day, Festival Cisadane, Seren Taun Kasepuhan Cisungsang, Seba Baduy, Jakarta Semasa Piknik, Jakarta International Photo Festival (JIIPFest), Colours of Cultures Festival, Jawa Barat Cap Gomeh Bogor Street Festival, Gebyar Pesona Budaya Garus, ⁠Bandung Philharmonic Orchestra, ⁠Asia Afrika Festival, ⁠Bandung Arts Festival, ⁠Nyaneut Festival, ⁠Festival Budaya Cai Diraga, ⁠West Java Festival (WJF).

Di Jawa Tengah Grebeg Sudiro, ⁠Festival Payung Indonesia, ⁠Solo Keroncong Festival, ⁠Dieng Culture Festival, ⁠Feskola (Festival Kota Lama),⁠ ⁠International Mask Festival (IMF), ⁠Solo International Performing Arts (SIPA), ⁠Festival Arak-Arakan Cheng Ho, ⁠Festival Gunung Slamet,⁠ ⁠Semarang Night Carnival, ⁠Solo Menari.

Di Yogyakarta ⁠Wayang Jogja Night Carnival, ⁠Keroncong Plesiran, ⁠Geopark Night Specta, Jawa Timur Jember Fashion Carnaval, ⁠Festival Nasional Reog Ponorogo dan Grebeg Suro, ⁠Tong Tong Night Market, ⁠Rujak Phoria: Festival Rujak Ulek, ⁠Segoro Topeng Kaliwungu, ⁠Banyuwangi Ethno Carnival, ⁠Gandrung Sewu,⁠ ⁠Surabaya Vaganza: Festival of Lights,⁠ ⁠Festival Jaranan Trenggalek Terbuka, ⁠Festival Ronthek Pacitan, ⁠Festival Musik Tong-Tong.

Kalimantan Barat⁠ ⁠Festival Sahur-Sahur, Kalimantan Tengah Festival Budaya Isen Mulang (FBIM), Kalimantan Utara Festival Irew Tengkayu, Irau Malinau, Kalimantan Selatan⁠ ⁠Tapin Art Fest, ⁠Festival Bamboo Rafting, ⁠Festival Budaya Saijaan, Kalimantan Timur Erau Adat Kutai, ⁠Festival Adat dan Budaya Lom Plai, ⁠Balikpapan Fest.

Di Bali Ubud Open Studios,⁠ ⁠Jatiluwih Festival, ⁠Festival Semarapura,⁠ ⁠Penglipuran Village Festival, ⁠Lovina Festival, ⁠Taman Ayun Barong Festival, ⁠Pemuteran Bay Festival,⁠ ⁠Pesta Kesenian Bali (PKB).

Nusa Tenggara Barat Alunan Budaya Desa, ⁠Festival Rimpu Mantika, ⁠Gili Festival, ⁠Mulud Adat Bayan, Nusa Tenggara Timur ⁠Festival Golo Koe “Maria Assumpta Nusantara”, ⁠Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari, ⁠Festival Lamaholot.

Sulawesi Tengah ⁠Festival Tumbe, ⁠Festival Danau Lindu, Festival Danau Poso, Sulawesi Barat Mandar Cultural Festival, Manakarra Fair, Sandeq Silumba, Sulawesi Tenggara Wowine, Wakatobi Wonderful Festival and Expo (Wakatobi WAVE).

Baca juga: Tahun Ini Pemerintah Targetkan Kunjungan Turis Asing Hingga 17,6 Juta

Di Gorontalo ada Gorontalo Karnaval Karawo, Sulawesi Selatan Toraya Ma’Gellu’, Beautiful Malino, Makassar International Eight Festival and Forum (F8), Rock in Celebes,Festival Pinisi, Sulawesi Utara Tomohon International Flower Festival, Festival Pesona Selat Lembeh, Maluku Festival Pesona Meti Kei (FPMK), Amboina International Music Fest, Maluku Utara Festival Teluk Jailolo, Morotai Festival (Morofest).

Papua Biak Munara Wampasi, Festival Danau Sentani, Festival Kopi Papua, Papua Barat Festival Roon Wondama, Papua Barat Daya Festival Pesona Raja Ampat, Papua Tengah Timika Inside Festival of Art, Papua Selatan Festival Kali Maro Pantai Arafura, dan Papua Pegunungan ada Festival Budaya Lembah Baliem.

Berita Terkait

Ekonomi

Desember 2025 Kredit Properti Tumbuh Tinggi, Disumbang Kredit Konstruksi

Bank Indonesia (BI) melaporkan akhir pekan lalu, pertumbuhan kredit...

Pemerintah Tetap Optimis Ekonomi 2026 Tumbuh 5,4 Persen, Bahkan Bisa Lebih Tinggi

Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) memperkirakan,...

IMF: Ekonomi RI 2025 Hanya Akan Tumbuh 5 Persen

Dana Moneter Internasional (IMF) menilai, perekonomian Indonesia tetap menunjukkan...

Berita Terkini