Bank BRI Soroti Besarnya Potensi Fintech
Bank BRI menyoroti besarnya potensi pengembangan sektor financial technology (fintech) di indonesia seiring terus meningkatnya minat investor dan pelaku keuangan global untuk menjajaki peluang kolaborasi bersama perbankan.
Menurut Direktur Utama Bank BRI Hery Gunardi, fintech merupakan bagian dari ekosistem layanan keuangan yang beririsan langsung dengan bisnis perbankan dan karena itu secara umum fintech terbagi ke dalam dua segmen: fintech lending dan fintech berbasis transaksi atau pembayaran.
“Dua segmen ini sangat dekat dengan bisnis perbankan kendati setiap fintech memiliki tantangan yang berbeda. Untuk membangun bisnis fintech yang berkelanjutan dapat mengeksplorasi berbagai layanan keuangan lokal untuk memahami karakter dan kebutuhan masyarakat Indonesia,” ujarnya melalui siaran pers yang dikutip Selasa (03/02).
Baca juga: Kredit Bank Terus Melambat, Tapi Paylater dan Pinjol Kian Melesat
Dijelaskan juga, saat ini ada lebih dari 120 bank yang beroperasi di Indonesia dan fintech berbasis pembayaran dinilai memiliki prospek yang sangat baik. Pada segmen fintech lending, Hery menekankan aspek manajemen risiko menjadi faktor yang perlu diperhatikan.
Hal ini dikarenakan sektor fintech lending cenderung memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi sehingga pemahaman terhadap profil nasabah serta mekanisme penyaluran pembiayaan menjadi kunci keberlanjutan bisnis.
Pada era teknologi pintar seperti saat ini, institusi keuangan dunia termasuk industri keuangan di Indonesia terus merespons perubahan dengan menyesuaikan berbagai layanan dan solusi transaksi ke arah digital.
Baca juga: November 2025 Kredit Bermasalah Pinjol Meningkat Pesat
Bank BRI untuk menjawab kebutuhan tersebut terus melakukan pengembangan ekosistem digital banking yang mencakup ATM, CRM, BRILink Agen, Internet Banking, serta super apps BRImo guna mendukung kemudahan pembayaran untuk berbagai kebutuhan masyarakat.
“Kami terus berinovasi untuk menghadirkan berbagai solusi keuangan digital yang aman, relevan, dan mudah diakses sehingga bisa mendukung aktivitas masyarakat dalam seluruh kegiatan finansial sehari-hari,” pungkasnya.