Senin, Februari 9, 2026
HomeBerita PropertiPenumpang LRT Jabodebek Tumbuh Tinggi, Total Sudah Layani 57,1 Juta Pelanggan

Penumpang LRT Jabodebek Tumbuh Tinggi, Total Sudah Layani 57,1 Juta Pelanggan

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat, pada Januari 2026 LRT Jabodebek melayani 2.714.594 pelanggan, meningkat signifikan dibanding 2.146.859 pelanggan pada Januari 2025 dan 1.200.399 pelanggan pada Januari 2024.

Tren ini menunjukkan makin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap LRT Jabodebek sebagai moda transportasi harian, baik untuk mobilitas kerja maupun aktivitas ekonomi di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek).

Secara tahunan, akselerasi pertumbuhan penumpang LRT Jabodebek juga tinggi. Sepanjang 2024, LRT Jabodebek melayani 21.055.870 pelanggan, dan meningkat signifikan menjadi 28.816.787 pelanggan pada 2025. Sedangkan sepanjang 2023 sejak mulai beroperasi 28 Agustus, LRT Jabodebek melayani lebih dari 7 juta penumpang.

Pertumbuhan penumpang itu, berjalan seiring dengan berkembangnya kawasan hunian, pusat perkantoran, serta aktivitas jasa yang membutuhkan konektivitas transportasi publik yang andal, terjadwal, dan berkelanjutan.

Stasiun Dukuh Atas di pusat bisnis utama Jakarta, sebagai pusat integrasi antarmoda transportasi massal, mencatat jumlah penumpang tertinggi, mencapai 17.548.139 gate in dan gate out.

Diikuti Stasiun Harjamukti di simpul Cibubur, yang melayani 13.281.814 gate in dan gate out, mencerminkan perannya sebagai akses utama kawasan hunian yang berkembang pesat di wilayah timur Jakarta.

Konektivitas LRT Jabodebek langsung menuju pusat aktivitas di Jakarta, mendorong pergeseran pola perjalanan masyarakat di sekitar Harjamukti dari kendaraan pribadi ke transportasi publik berbasis rel.

Baca juga: Pengguna Semua Jenis Kereta Meningkat Selama Januari-Mei, Tertinggi Penumpang LRT Jabodebek

Sementara Stasiun Kuningan mencatat 10.274.649 gate in dan gate out, didorong karakter kawasan sebagai pusat perkantoran, kedutaan, dan layanan jasa.

Pergerakan tinggi di stasiun ini menegaskan peran LRT Jabodebek dalam menopang aktivitas ekonomi formal yang menuntut kepastian waktu tempuh.

Kemudian Stasiun Cikoko melayani 9.246.972 gate in dan gate out, sebagai simpul integrasi antarlayanan kereta perkotaan. Sedangkan Stasiun Pancoran dengan 7.347.741 gate in dan gate out, memperkuat keterkaitan kawasan hunian dan pusat kegiatan.

Kinerja LRT Jabodebek tersebut sejalan dengan dinamika mobilitas penduduk. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 mencatat peningkatan aktivitas perjalanan harian penduduk usia produktif di kawasan perkotaan, terutama untuk bekerja dan mengakses layanan ekonomi.

Transportasi rel perkotaan menjadi elemen penting dalam menjaga keterhubungan kawasan, meningkatkan efisiensi perjalanan, serta mendukung pengurangan ketergantungan pada kendaraan pribadi.

Baca juga: LRT Jabodebek Tumbuhkan Pusat Ekonomi Baru Hingga Tingkatkan Harga Properti

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan, pertumbuhan pelanggan LRT Jabodebek mencerminkan manfaat nyata layanan ini dalam mendukung pengembangan kawasan dan agenda pembangunan nasional.

“LRT Jabodebek dirancang menghubungkan kawasan hunian, pusat aktivitas, dan simpul transportasi secara terintegrasi. Pertumbuhan pelanggan yang konsisten menunjukkan, layanan ini makin jadi bagian dari keseharian masyarakat, sekaligus mendukung upaya pemerintah membangun sistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik,” kata Anne melalui keterangan resmi dikutip Senin (9/2/2026).

Ke depan, KAI memproyeksikan LRT Jabodebek akan makin berperan dalam mendukung mobilitas perkotaan, seiring berkembangnya pusat-pusat aktivitas baru dan penguatan integrasi antarmoda.

Berita Terkait

Ekonomi

Pemerintah: Implementasi Kebijakan Akan Jawab Kekhawatiran Moody’s

Lembaga pemeringkat global Moody's menurunkan outlook (prospek) surat utang...

1.236 Manufaktur Berproduksi Pertama Kali Tahun Ini, Serap 218 Ribu Tenaga Kerja

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan, investasi di sektor manufaktur tetap...

Berita Terkini