Jumat, April 3, 2026
HomeBerita PropertiKolaborasi Badan Bank Tanah-BRIN Perkuat Tata Kelola Pertanahan Melalui Riset-Inovasi

Kolaborasi Badan Bank Tanah-BRIN Perkuat Tata Kelola Pertanahan Melalui Riset-Inovasi

Badan Bank Tanah (BBT) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama untuk memperkuat tata kelola pertanahan nasional yang berbasis riset, inovasi dan data ilmiah melalui dukungan tugas dan fungsi BBT. Untuk itu telah dilakukan MOU kedua institusi untuk optimalisasi pemanfaatan hasil riset dan inovasi dalam tata kelola pertanahan.

“Penandatanganan MOU menjadi penting untuk memastikan pengelolaan tanah negara bukan hanya berjalan sesuai regulasi tapi juga adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan masyarakat,” ujar Plt. Kepala BBT Hakiki Sudrajat melalui siaran pers yang dikutip Senin (02/02).

Kerja sama ini sekaligus juga menjadi wujud komitmen BBT untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan institusi riset nasional. Terlebih pengelolaan tanah tidak bisa lagi hanya mengandalkan pendekatan administratif semata.

Untuk itu dibutuhkan dukungan riset, inovasi, dan data yang kuat agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hingga saat ini BBT mengelola tanah seluas 34.767 ha di seluruh Indonesia.

Melalui sinergitas dengan BRIN diharapkan bisa tercipta ekosistem pengelolaan pertanahan yang lebih inklusif, inovatif, dan berkelanjutan sehingga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat khususnya dalam mendukung pembangunan nasional.

“Kami berharap kerja sama ini dapat melahirkan inovasi-inovasi nyata di lapangan mulai dari perencanaan hingga pemanfaatan tanah yang produktif, berkelanjutan, dan berkeadilan,” imbuhnya.

Baca juga: Perkuat Program 3 Juta Rumah, DPR Setujui Pencairan PMN untuk SMF dan Bank Tanah, Salah Satunya dari Aset Sitaan BLBI Lippo Karawaci

Kepala BRIN Arif Staria menambahkan, kerja sama ini juga merupakan bagian dari komitmen BRIN untuk memastikan hasil riset dan inovasi dapat dimanfaatkan secara nyata dalam mendukung kebijakan publik dan pembangunan nasional.

“Kami terus mendorong agar hasil riset dan inovasi tidak berhenti pada publikasi ilmiah tapi dapat diterapkan secara langsung untuk menjawab kebutuhan pembangunan. Kerja sama dengan BBT ini menjadi contoh bagaimana riset bisa hadir dalam pengelolaan pertanahan yang berbasis data, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” bebernya.

Selain itu kolaborasi BBT dengan BRIN juga akan memberi manfaat yang besar bagi berbagai pihak khususnya yang berkolaborasi dengan BBT. Salah satunya subjek reforma agraria di atas HPL BBT. Melalui sinergi ini subyek-subyek reforma agraria di atas HPL BBT bisa mendapat manfaat yang salah satunya berupa pelatihan teknologi tepat guna dalam pemanfaatan lahan.

“Kami bisa menjadi sumber inovasi yang bisa dihilirisasi oleh BBT dan untuk itu BRIN akan support teknologi apa yang bisa digunakan untuk pemanfaatan lahan. Kami siap untuk terus berkolaborasi khususnya untuk kesuksesan program pertanahan,” pungkas Arif.

Berita Terkait

Ekonomi

Meningkat Pesimisme Pelaku Industri Terhadap Prospek Usahanya

Penurunan ekspansi manufaktur Indonesia pada Maret 2026, baik karena...

Bank Mandiri Telah Salurkan KUR Senilai Lebih Rp310 Triliun

Bank Mandiri terus mempertegas komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah...

Berita Terkini