Rabu, Februari 11, 2026
HomeNewsEkonomiSetelah dengan Apindo, Presiden Ngobrol 4,5 Jam dengan 5 Pengusaha Kakap

Setelah dengan Apindo, Presiden Ngobrol 4,5 Jam dengan 5 Pengusaha Kakap

Setelah menerima audiensi para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) pada Senin (9/2/2026) yang dipimpin Ketua Umum Apindo Shinta W Kamdani, di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Selasa malam (10/2/2026), Presiden Prabowo Subianto menerima 5 taipan bisnis Indonesia.

Ke-5 pengusaha kakap tersebut adalah Prajogo Pangestu (Barito Pacific Group), Anthony Salim (Salim Group), Franky Widjaja (Sinar Mas Group), Boy Thohir (Adaro Energy), dan Sugianto Kusuma atau Aguan (Agung Sedayu Group).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, pertemuan berlangsung cukup intensif. “Pertemuan berlangsung lebih dari 4,5 jam. Dimulai sejak pukul 19.00 hingga sekitar 23.30 WIB,” katanya melalui keterangan tertulis yang diunggah Rabu, 11 Februari 2026.

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog strategis antara Kepala Negara dan pelaku usaha dalam memperkuat sinergi pembangunan nasional. Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated sebagai fondasi kerja bersama seluruh elemen bangsa.

“Dalam pertemuan, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated, yang berarti kolaborasi erat seluruh sektor, antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat daya saing nasional serta mempercepat pembangunan ekonomi,” ujar Seskab Teddy.

Baca juga: Musuh Baru ”Serakahnomics”, Presiden Ingin Ekonomi Kembali ke Rakyat

Para pengusaha yang hadir turut menyatakan kesamaan pandangan dan komitmen kuat untuk mendukung agenda besar pemerintahan. Dukungan tersebut dilakukan melalui keterlibatan aktif dunia usaha pada sektor-sektor prioritas yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, dan penguatan fondasi pembangunan nasional.

“Para pengusaha yang hadir menyatakan komitmen solidnya untuk mendukung visi misi pemerintah dalam sektor paling strategis. Yaitu, pemenuhan makan bergizi, sekolah dan pendidikan tinggi, kesehatan, rumah subsidi, koperasi dan kampung nelayan, serta kedaulatan pangan dan energi,” tulis Seskab Teddy.

Baca juga: Presiden Prabowo: “Serakahnomics” Muncul Karena Pasal 33 UUD 1945 Diabaikan

Presiden Prabowo juga mengajak dunia usaha untuk mengambil peran aktif bersama dengan pemerintah dalam penciptaan lapangan kerja. “Khususnya di sektor riil, guna mendorong pengembangan industri serta penguatan UMKM,” tutur Seskab Teddy.

Pertemuan dengan 5 taipan bisnis itu, diklaim mencerminkan arah kepemimpinan Presiden Prabowo yang menempatkan kolaborasi strategis antara pemerintah dan pelaku usaha sebagai kunci menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Berita Terkait

Ekonomi

Jaga Defisit Anggaran di Bawah 3 Persen, Pemerintah Kejar Tax Ratio 12 Persen

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyampaikan tiga jurus pemerintah...

Tiket Diskon Transportasi Libur Idul Fitri Sudah Bisa Dipesan 11 Februari

Pemerintah kembali melansir program stimulus ekonomi, dengan mendorong peningkatan...

Banyak Kemudahan di BCA Expoversary Pontianak

Bank BCA menghadirkan BCA Expoversary 2026 di Pontianak, Kalimantan...

Berita Terkini