9,17 Juta WNI Melancong ke Luar Negeri Selama 2025. Tertinggi Dalam 6 Tahun
Bagi kalangan menengah ke atas, tidak ada istilah ekonomi lesu atau daya beli lemah. Tercermin antara lain dari jumlah orang Indonesia (WNI) yang pelesiran ke luar negeri yang terus meningkat pesat selama 6 tahun terakhir.
Mengutip laporan terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis awal Februari 2026, jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) ke luar negeri sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 9,17 juta perjalanan (tepatnya 9.165.894 perjalanan).
Meningkat 2,45 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (ctc), dan merupakan yang tertinggi dalam 6 tahun terakhir.
Sebagai catatan, pada 2020 tahun pertama pandemi Covid-19, jumlah perjalanan wisnas ke luar negeri tercatat hanya 2,91 juta, dan makin anjlok menjadi 1,71 juta perjalanan pada 2021.
Setelah itu angkanya kembali meningkat menjadi 3,54 juta (2022), kemudian melesat menjadi 7,52 juta (2023), 8,95 juta (2024), dan 9,17 juta perjalanan (2025).
Pada Desember 2025 saja, jumlah perjalanan wisnas mencapai 823,77 ribu, meningkat 3,65 persen dibanding November 2025 (mtm) dan naik 1,64 persen dibanding Desember 2024 (yoy).
Sekitar 80 persen wisnas melancong ke luar negeri dengan pesawat udara. Sisanya dengan angkutan laut dan mlalui jalur darat (perbatasan).
Tujuan pelesiran wisnas pada Desember 2025 masih itu ke itu saja, dengan negara-negara di kawasan ASEAN mendominasi dalam daftar 10 negara yang paling banyak dikunjungi.
Malaysia masih menjadi negara tujuan utama pelesiran wisnas ke luar negeri, mencapai 28,24 persen dari jumlah perjalanan, pada Desember 2025. Sembilan negara lain setelah Malaysia yang menjadi tujuan perjalanan wisnas terbanyak adalah Arab Saudi, Singapura, Tiongkok, Jepang, Thailand, Timor Leste, Kamboja, Australia, dan Korea Selatan.
Negara Tujuan Utama Distribusi Perjalanan (persen)
November 2025 Desember 2025
Malaysia 27,51 28,24
Arab Saudi 18,38 18,10
Singapura 12,42 13,37
Tiongkok 7,88 7,70
Jepang 4,57 4,72
Thailand 4,60 4,05
Timor Leste 3,53 2,59
Kamboja 2,02 2,31
Australia 1,80 1,89
Korea Selatan 2,40 1,82
Negara lainnya 14,89 15,21
Jumlah 100,00 100,00