Libur panjang Imlek 2026 berlangsung semarak. Selama empat hari masa angkutan, 13–16 Februari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah melayani 813.141 pelanggan di berbagai relasi perjalanan.

Memasuki hari terakhir periode libur panjang, Selasa, 17 Februari 2026, arus balik diperkirakan terjadi dengan jumlah pelanggan mencapai 172.285 orang lebih.

Mengutip keterangan resmi PT KAI, hingga 17 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 985.426 tiket untuk periode keberangkatan 13–17 Februari 2026, telah terjual dari total 825.086 tempat duduk yang disediakan.

Jumlah tersebut masih berpotensi meningkat karena penjualan tiket terus berlangsung hingga menjelang waktu keberangkatan.

Rata-rata tingkat okupansi harian selama empat hari libur panjang Imlek berada di atas 100 persen. Bahkan pada hari arus balik, Selasa (17/2/2026), penjualan tiket telah melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia.
Kondisi tersebut dipengaruhi pola perjalanan dinamis. Pelanggan naik dan turun di stasiun antara sehingga satu tempat duduk dapat dimanfaatkan lebih dari satu pelanggan dalam satu perjalanan.

Berikut rincian jumlah pelanggan per tanggal keberangkatan:
⁠13 Februari: 202.105 pelanggan dari 164.196 kapasitas
⁠14 Februari: 216.863 pelanggan dari 163.974 kapasitas
⁠15 Februari: 203.824 pelanggan dari 165.392 kapasitas
⁠16 Februari: 190.349 pelanggan dari 166.104 kapasitas
⁠17 Februari: 172.285 pelanggan dari 165.420 kapasitas

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari 10 relasi keberangkatan favorit berikut:
1.⁠ ⁠Yogyakarta – Gambir: 12.883 pelanggan
2.⁠ ⁠Gambir – Yogyakarta: 11.345 pelanggan
3.⁠ ⁠Gambir – Semarang Tawang: 9.832 pelanggan
4.⁠ ⁠Semarang Tawang – Gambir: 9.196 pelanggan
5.⁠ ⁠Gambir – Bandung: 8.067 pelanggan
6.⁠ ⁠Bandung – Gambir: 8.004 pelanggan
7.⁠ ⁠Yogyakarta – Surabaya Gubeng: 7.710 pelanggan
8.⁠ ⁠Lempuyangan – Pasarsenen: 7.404 pelanggan
9.⁠ ⁠Surabaya Gubeng – Yogyakarta: 6.921 pelanggan
10.⁠ ⁠Pasarsenen – Lempuyangan: 6.472 pelanggan

“Kami mengimbau pelanggan memanfaatkan kanal resmi KAI untuk memperoleh informasi yang akurat dan aman. KAI menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi selama libur panjang Imlek,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.

Baca juga: Penumpang Kereta Mewah Meningkat Hampir 50 Persen Selama 2025

Penumpang Whoosh naik 25 persen
Sementara itu KCIC mencatat peningkatan volume penumpang Whoosh selama long weekend Tahun Baru Imlek, 13–17 Februari 2026. Pada puncak periode tersebut, jumlah penumpang Whoosh mencapai 24 hingga 25 ribu per hari, meningkat hingga 25 persen dibandingkan rata-rata akhir pekan normal.

Pada hari Minggu (15/2/2026), Whoosh melayani 21 ribu penumpang ke berbagai tujuan. Sedangkan Senin (16/2/2026), tiket yang terjual hingga pukul 08.00 pagi mencapai 9 ribu tiket, dan akan terus bertambah hingga keberangkatan terakhir pukul 21.25.

Peningkatan penumpang selama libur Imlek, juga didorong oleh berbagai promo yang tersedia melalui beragam kanal penjualan online.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyampaikan, momentum libur panjang dan kemudahan akses pembelian tiket melalui berbagai platform menjadi faktor utama peningkatan volume penumpang selama libur panjang Imlek.

“Momentum long weekend Tahun Baru Imlek dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian bersama keluarga dan kerabat. Ditambah berbagai promo di kanal online, minat masyarakat menggunakan Whoosh makin meningkat,” kata Eva melalui keterangan resmi.

Sejumlah promo tiket tersebut antara lain:
-Trip.com: Diskon 3 persen dengan potongan maksimal Rp100.000 menggunakan kode promo 3WHOOSH, berlaku hingga 31 Mei 2026 dengan kuota khusus yang dirilis setiap hari Senin.
-Traveloka: Diskon hingga 90 persen dan cashback hingga Rp250.000 pada periode 11 Februari – 5 Maret 2026
-Tiket.com: Cashback hingga Rp200.000 dalam bentuk Blibli Tiket Points menggunakan kode CNYWHOOSH untuk periode keberangkatan 14–17 Februari 2026.

Baca juga: Whoosh Layani 362.979 Pelanggan Selama Libur Nataru. Naik 26 Persen dari Hari Biasa

Saat ini tiket Whoosh dapat dibeli melalui berbagai kanal online. Antara lain aplikasi Whoosh, situs resmi ticket.kcic.co.id, Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Traveloka, Tiket.com, serta Trip.com.

Eva mengungkapkan, saat ini sekitar 80 persen transaksi tiket Whoosh dilakukan melalui kanal online. Tren ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembelian digital yang cepat, praktis, dan paperless.

“KCIC akan terus memperkuat kerja sama distribusi digital, guna mendukung peningkatan volume penumpang serta memastikan layanan Whoosh makin mudah diakses,” tutup Eva.