Jumat, Februari 20, 2026
HomeBahan BangunanKini Program Bedah Rumah Harus Pakai Genteng

Kini Program Bedah Rumah Harus Pakai Genteng

Akhir pekan lalu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) meninjau pelaksanaan program Gotong Royong Renovasi Rumah Merah Putih oleh Yayasan Buddha Tzu Chi bekerja sama dengan Kementerian PKP di Jalan Cibuntu Selatan, Kota Bandung.

Program ini telah merenovasi 739 unit rumah selama tahun 2025. Tahun ini ada 55 rumah yang direnovasi di Jalan Cibuntu, dengan 42 unit telah selesai dan 13 unit masih dalam proses pengerjaan.

Menteri PKP mengapresiasi kontribusi tanggung jawab soaisl (CSR) Yayasan Buddha Tzu Chi dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memperoleh hunian yang lebih layak.

“Terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi menjadi yayasan dengan kontribusi CSR terbesar dalam program renovasi rumah. Semangat gotong royong seperti ini harus terus diperkuat,” kata Menteri Maruarar sebagaimana dikutip keterangan Kementerian PKP.

Baca juga: Rumah Tidak Layak Huni 26,9 Juta, Presiden Naikkan Target Program Bedah Rumah 10 Kali Lipat

Ia menyebutkan, ke depan program renovasi atau bedah rumah tidak layak huni (RTLH), baik oleh pemerintah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) maupun swasta melalui dana corporate social responsibility (CSR), harus menggunakan genteng sesuai arahan Presiden Prabowo mengenai gentengisasi.

“Supaya rumah menjadi lebih adem, nyaman, dan juga lebih indah. Termasuk program bedah rumah yang dilakukan Yayasan Buddha Tzu Chi (harus menggunakan genteng). Nanti, saya ajak semua pihak terkait mengunjungi pabrik genteng seperti di Majalengka,” ujar Ara sembari menambahkan, penggunaan genteng sekaligus meningkatkan bisnis UMKM produsen genteng.

Tidak diungkapkan, bagaimana nasib produsen atap logam menyusul penyeragaman berupa penerapan program gentengisasi di seluruh Indonesia kelak. Di Sumatra misalnya, sejak dulu umumnya rumah penduduk menggunakan atap logam seperti seng, dan selama ini tidak terdengar ada masalah dan keluhan.

Baca juga: Hunian Danantara bagi Korban Banjir Sumatra Panas, Presiden Minta Diperbaiki

Tahun ini Kementerian PKP menjalankan program bedah rumah atau BSPS untuk ribuan unit di Jawa Barat. Di Kota Bandung sendiri tercatat 9.289 unit RTLH.

Melalui kolaborasi pemerintah dan lembaga sosial, penanganan RTLH di Bandung diharapkan bisa makin cepat dan tepat sasaran.

Salah satu penerima bantuan, Ibu Lilis, menyampaikan rasa syukurnya atas renovasi rumahnya oleh Yayasan Buddha Tzu Chi. “Sekarang rumah saya sudah layak huni. Dulu atap suka bocor dan temboknya miring. Terima kasih kepada Kementerian PKP dan Yayasan Buddha Tzu Chi,” ujarnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Berita Terkini