PT MRT Jakarta (Perseroda) mencatat 135.117 pelanggan menggunakan layanan MRT Jakarta saat penerapan tarif khusus Rp1 selama dua hari, Sabtu-Minggu (21-22 Maret 2026). Hari pertama sebanyak 51.189 pengguna dan hari kedua 83.923 pengguna.

Jumlah ini menunjukkan kenaikan sekitar 77,54 persen dari penerapan tarif khusus Rp1 pada 2025 lalu, yaitu 76.106 pelanggan selama dua hari (28.930 pelanggan hari pertama dan 47.176 pelanggan pada hari kedua).

Beragam program pull seperti kerja sama promo point of interest hingga interkoneksi dengan bangunan mal di sekitar stasiun mendorong tingginya antusiasme masyarakat untuk menggunakan MRT Jakarta.

Penerapan tarif khusus Rp1 selama dua hari tersebut merupakan bagian dari dukungan MRT Jakarta terhadap program #MudikDiJakarta selama libur lebaran 2026 melalui Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta No. e-0056 Tahun 2026.

“Kenaikan angka keterangkutan saat penerapan tarif khusus Rp1 tahun ini dibandingkan tahun lalu, menunjukkan antusiasme masyarakat untuk menggunakan jaringan transportasi publik saat bermobilitas di Jakarta semakin meningkat baik saat hari kerja maupun masa liburan seperti saat ini,” ujar Rendy Primartantyo, Kepala Divisi Corporate Secretary MRT Jakarta melalui siaran pers Kamis (26/03).

Dengan mengedepankan kemudahan aksesibilitas dan integrasi dalam membangun Jakarta, peningkatan angka keterangkutan moda transportasi publik diharapkan akan terus terjadi baik saat hari kerja maupun penerapan tarif khusus ketika momentum tertentu.

Untuk menggunakan layanan perjalanan MRT Jakarta, masyarakat dapat menggunakan beragam pilihan metode pembayaran seperti melalui aplikasi MyMRTJ (AstraPay, i.saku, blu, gopay, mastercard, kredivo, dan yup), fasilitas MyMRTJ Lite di seluruh stasiun dengan pembayaran kode QR kartu kredit maupun debit seluruh bank, pemesanan melalui MyMRTJ chat ke nomor 0851 4786 1621, dan kartu jelajah tunggal yang bisa dibeli di stasiun.

Baca juga: Tahun Ini MRT Jakarta Targetkan 50 Juta Pengguna

Selain itu masyarakat juga bisa menggunakan beragam kartu uang elektronik yang dikeluarkan oleh bank (e-money, flazz, brizzi, jaklingko, tapcash, KMT Commuterline, dan jakcard) serta pembelian tiket melalui QRIS Tap bank oleh Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI, Bank Jakarta, Bank BCA, dan Gopay.

Selain penerapan tarif khusus, MRT Jakarta juga menerapkan pola operasional akhir pekan selama periode libur lebaran Idul Fitri 1447 H, yaitu 18-24 Maret 2026. Pola operasional yang berlaku ialah grafik perjalanan kereta (gapeka) normal saat akhir pekan atau libur yaitu pukul 05.00-24.00 WIB dengan selang waktu keberangkatan antarkereta setiap 10 menit.

Seluruh 13 stasiun juga akan dibuka sesuai dengan jam operasional tersebut. MRT Jakarta menyiapkan 219 jumlah perjalanan kereta dengan tujuh rangkaian kereta operasional dan delapan rangkaian sebagai cadangan.

Baca juga: Hari MRT 2026: Melaju Menyatukan Masa Depan Kota

MRT Jakarta tetap beroperasi melayani masyarakat selama libur idul Fitri lalu dengan seluruh stasiun dibuka dengan pelayanan normal. Penambahan petugas di stasiun dilakukan untuk memastikan pelanggan MRT Jakarta mendapatkan pengalaman yang nyaman selama berada di stasiun maupun kereta. Selain jadwal operasional ini, MRT Jakarta juga menyiapkan sejumlah program menarik bagi selama masa liburan tersebut.

Program tersebut antara lain eduwisata yang berkolaborasi dengan Jakarta Experience Board, promo point of interest melalui aplikasi MyMRTJ, hingga beragam event di sekitar stasiun.