Miliarder Ray Dalio Temui Presiden, Bahas Ekonomi Indonesia dan Peran Danantara
Presiden Prabowo Subianto menerima Ray Dalio di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/3/2026). Keduanya membahas mengenai ekonomi Indonesia, dan optimalisasi peran Danantara dalam mendukung pertumbuhannya.
Ray Dalio (lahir 1949) adalah miliarder Amerika Serikat, investor legendaris dengan estimasi kekayaan USD16,2 miliar per Maret 2025, dan pendiri Bridgewater Associates, hedge fund atau perusahaan manajemen investasi terbesar di dunia.
Dalio dikenal karena filosofi investasi “Principles” dan pendekatan manajemen yang transparan. Ia dikenal sering memberikan pandangan terkait ketidakpastian ekonomi global, teknologi, dan tantangan bagi negara berkembang termasuk Indonesia.
Pada Maret 2025, Dalio ditunjuk Presiden Prabowo menjadi penasihat penting Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia, guna membantu memperkuat investasi dan optimalisasi pengembangan aset negara (BUMN).
“Siang tadi (27/3/2026) Presiden Prabowo Subianto menerima Ray Dalio sebagai salah satu penasihat Danantara, sekaligus tokoh penting dalam dunia keuangan internasional, di Istana Merdeka, Jakarta,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis, Jumat (27/3/2026).
Teddy menyebutkan, pertemuan Dalio dengan Kepala Negara membahas potensi dan prospek ekonomi Indonesia ke depan. Dalam konteks ini, Presiden Prabowo menyoroti pentingnya penguatan peran Danantara sebagai salah satu kekuatan penggerak pertumbuhan ekonomi tersebut melalui investasi.