Senin, Maret 30, 2026
HomeNewsEkonomiJumlah Pemudik Lebaran Terus Menurun, Tahun Ini 147,55 Juta Orang

Jumlah Pemudik Lebaran Terus Menurun, Tahun Ini 147,55 Juta Orang

Jumlah pemudik Lebaran terus menurun dalam tiga tahun terakhir. Lebaran tahun ini jumlah pemudik mencapai 147,55 juta orang. Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dalam acara Penutupan Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (30/3/2026).

“Untuk pergerakan orang, berdasarkan data mobile positioning data, sejak 13 hingga 29 Maret 2026 selama 17 hari, jumlah orang yang melakukan perjalanan sebanyak 147,55 juta orang,” kata Menteri Dudy dikutip dari keterangan resmi.

Dari jumlah pemudik itu, hanya 23,54 juta orang yang mudik menggunakan angkutan umum, meningkat 10,87 persen dibandingkan tahun lalu.

Menurut Menhub, jumlah pemudik Lebaran 2026 itu lebih tinggi 2,35 persen dibandingkan hasil survei prediksi arus mudik Lebaran 2026 sebesar 143,92 juta orang.

Namun, dari catatan housingestate.id, jumlah pemudik 2026 itu tetap jauh lebih sedikit dibanding realisasi jumlah pemudik Lebaran 2025 dan 2024 sebesar masing-masing 154 juta orang dan 193 juta orang.

Secara keseluruhan, Menhub menyatakan, seluruh moda transportasi mengalami peningkatan penggunaan selama mudik Lebaran 2026.

Dari data yang sudah terkumpul, penggunaan angkutan jalan naik 11,64 persen, angkutan laut meningkat 9,86 persen, angkutan udara naik 6,97 persen, kereta api tumbuh 10,13 persen, dan moda penyeberangan meningkat 15,36 persen.

Baca juga: Jumlah Pemudik Lebaran 2026 Diperkirakan Menurun

Selama periode angkutan Lebaran 2026, jumlah kendaraan yang keluar wilayah Jabodetabek mencapai 2,96 juta kendaraan, naik 4 persen dibandingkan 2025.

Sebanyak 51,5 persen kendaraan menuju arah timur: Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, 26,5 persen ke arah barat: Banten dan Sumatera, serta 22 persen menuju ke arah selatan Bogor dan Sukabumi.

Sementara kendaraan yang masuk ke Jabodetabek selama masa angkutan Lebaran 2026, mencapai 2,70 juta kendaraan, atau turun tipis 0,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Distribusi pergerakan kendaraan masuk Jabodetabek, sebanyak 48 persen dari arah timur, 28,3 persen dari arah barat, dan 23,5 persen dari arah selatan.

Tidak dijelaskan penyebab jumlah pemudik terus menurun. Tapi, para pengamat sudah memperkirakan dari awal jumlah pemudik tahun ini akan makin menurun menyusul lemahnya daya beli, terutama daya beli kaum menengah.

Selain itu ketidakpastian ekonomi yang kian meninggi, membuat banyak kalangan menengah menahan belanja dan memperbesar tabungan, seperti tercermin dari Survei Konsumen Bank Indonesia pada awal tahun ini.

Baca juga: Pemudik Lebaran 2025 Turun 4,69 Persen

Sementara dari sisi keselamatan, data Kakorlantas Polri menunjukkan, jumlah kecelakaan lalu lintas selama masa Angkutan Lebaran 2026 mencapai 3.517 kejadian, turun 6,31 persen dibandingkan 2025 sebanyak 3.754 kejadian.

Fatalitas kecelakaan juga merosot 31,19 persen dibandingkan 2025, dengan jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan sebanyak 300 jiwa, dibanding 436 jiwa selama Angkutan Lebaran 2025.

Berita Terkait

Ekonomi

Tekanan Global, OECD: Ekonomi RI 2026 Hanya Akan Tumbuh 4,8 Persen, Inflasi 3,4 Persen

Klub negara-negara maju OECD (Organisation for Economic Cooperation and...

Program UMKM Bank BRI Angkat Kekayaan Budaya Hingga Jangkau Pasar Ekspor

Kreativitas pengusaha UMKM terus melahirkan produk unik yang mengangkat...

Presiden Gelar Bazar Rakyat, Bagikan Kupon Belanja Rp500.000 untuk 100 Ribu Orang

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penyelenggaraan bazar dan hiburan rakyat...

OJK Pastikan Kinerja Perbankan Indonesia Tetap Solid Kendati Dapat Outlook Negatif

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian...

Berita Terkini