Rabu, April 1, 2026
HomeNewsEkonomiJanji Investasi dan Bisnis Rp392 Triliun dari Kunjungan Prabowo ke Jepang

Janji Investasi dan Bisnis Rp392 Triliun dari Kunjungan Prabowo ke Jepang

Indonesia dan Jepang telah membangun kemitraan komprehensif selama 68 tahun di berbagai bidang. Mulai dari ekonomi, bisnis, politik, hingga sosial budaya.

Sejak Minggu (29/3/2026), untuk pertama kali Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi ke negara Matahari Terbit itu.

Ia didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan P Roeslani, Menlu Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Utusan Khusus Presiden untuk Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo.

Selain melakukan state call dengan Kaisar Jepang Naruhito, dan bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi, Prabowo juga berbicara di depan Forum Bisnis Indonesia-Jepang dan bertemu sejumlah pimpinan perusahaan raksasa Jepang.

Mengutip keterangan Kemenko Perekonomian, Selasa (31/3/2026), dalam forum bisnis itu Presiden menyatakan, hubungan ekonomi kedua negara sangat didukung oleh kontribusi perusahaan-perusahaan Jepang di Indonesia.

“Saya hadir di sini bukan hanya untuk melanjutkan kemitraan yang sudah ada, tapi untuk mendorongnya ke tingkat yang lebih tinggi dan lebih cepat. Saya percaya hubungan ekonomi dan kemitraan yang kuat akan menghasilkan perdamaian dan persahabatan yang berkelanjutan. Jika kita memiliki kepentingan bersama, kita akan menjaga masa kini dan masa depan,” kata Prabowo.

Saat ini Jepang merupakan negara tujuan ekspor terbesar ke-4 Indonesia dengan nilai USD17,61 miliar tahun lalu.

Jepang juga merupakan salah satu investor asing terbesar ke-5 di Indonesia dengan total investasi USD3,13 miliar tahun lalu. Terutama di sektor otomotif dan alat transportasi, serta kimia dan farmasi.

Jepang juga mendukung pembangunan infrastruktur skala besar melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha, disertai bantuan pembangunan terutama di sektor transportasi, pelabuhan, energi, dan infrastruktur perkotaan.

Baca juga: Lawatan Presiden Keluar Negeri Hasilkan Investasi Triliunan Hingga Pengembalian Artefak

Presiden Prabowo memuji investasi Jepang di Indonesia, karena berkualitas tinggi dengan karakter disiplin, penguasaan teknologi, serta komitmen jangka panjang.

“Jepang membawa kualitas dalam investasi, disiplin, teknologi, dan komitmen jangka panjang. Itulah sebabnya investasi Jepang dihormati, tidak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia. Secara pribadi saya sangat menghargai hubungan ini,” ujar Kepala Negara.

Pada kesempatan itu, ditandatangani 10 Nota Kesepahaman (MoU) atau janji kerjasama investasi dan bisnis antara perusahaan Indonesia dan Jepang, senilai total USD23,1 miliar atau setra Rp392,7 triliun.

Antara lain di bidang kimia (metanol), energi (gas dan minyak bumi), semikonduktor dan elektronik, kecerdasan imitasi (AI), hilirisasi nikel, panas bumi, dan pembiayaan.

Baca juga: Presiden Akui Kelemahan Struktural Indonesia, Mulai dari Korupsi Sampai Tata Kelola Pemerintahan

Ke depan kerja sama Indonesia dan Jepang diharapkan melampaui kerja sama ekonomi tradisional, beralih menuju penciptaan solusi masa depan secara bersama. Hal ini dapat diwujudkan melalui tiga area utama kerja sama: transisi energi dan pertumbuhan hijau, transformasi industri dan hilirisasi, serta memperkuat rantai pasok global.

“Indonesia percaya, masa depan kemitraan ini terletak pada bekerja, berinovasi, dan bertumbuh bersama, sehingga dapat membentuk masa depan yang penuh kemakmuran bersama, tak hanya untuk kedua negara, tapi juga untuk kawasan Indo-Pasifik,” jelas Menko Airlangga pada kesempatan yang sama.

Berita Terkait

Ekonomi

Jumlah Pemudik Lebaran Terus Menurun, Tahun Ini 147,55 Juta Orang

Jumlah pemudik Lebaran terus menurun dalam tiga tahun terakhir....

Tekanan Global, OECD: Ekonomi RI 2026 Hanya Akan Tumbuh 4,8 Persen, Inflasi 3,4 Persen

Klub negara-negara maju OECD (Organisation for Economic Cooperation and...

Program UMKM Bank BRI Angkat Kekayaan Budaya Hingga Jangkau Pasar Ekspor

Kreativitas pengusaha UMKM terus melahirkan produk unik yang mengangkat...

Berita Terkini