Selasa, April 7, 2026
HomeApartmentBojong Gede Dirambah Proyek Apartemen Rp100 Jutaan

Bojong Gede Dirambah Proyek Apartemen Rp100 Jutaan

Bojong Gede di Kabupaten Bogor (Jawa Barat), selama ini dikenal sebagai sentra perumahan menengah-bawah seharga Rp200 jutaan ke bawah. Kendati lokasinya agak jauh dari Jakarta, Bojong Gede  disukai kalangan pekerja muda yang bekerja di Jakarta karena selain masih banyak pilihan harga rumah yang relatif murah, juga tersedia sarana transportasi kereta yang beroperasi hingga jam 12 malam, dan angkutan umum 24 jam.

Menara Gaperi, Bojong Gede
Menara Gaperi 9, Bojong Gede

Kian berkembangnya wilayah Bojong Gede mendorong PT Gaperi Prima (Naz Group) untuk mengembangkan apartemen Menara Gaperi 9 di Jl Bojong Gede Raya, sekitar 2 km dari Stasiun Bojong Gede. yang Apartemen pertama di kawasan Bojong Gede ini akan dikembangkan di area seluas 5,9 ha dengan 8 tower apartemen masing-masing setinggi 16 lantai.

“Total ada 4.300 unit. Tower 3 dan 4 sudah diborong investor. Saat ini kami sedang menawarkan tower 1 dan 2,” ujar Rianto Wijaya, Marketing Executive apartemen ini. Tipe studio ukuran 21 m2  dijual Rp129.250.000. Bila diangsur 10 tahun, cicilan per bulannya Rp1.309.000 atau Rp1.048.000 selama 15 tahun.

Menurut Rianto, proyek ini awalnya dikembangkan sebagai rumah susun milik (Rusunami) bersubsidi bagian dari program pemerintah 1.000 tower yang tidak jelas pelaksanaannya. Oleh developer kemudian dijual sebagai apartemen komersial yang menyasar pekerja muda bergaji Rp3 jutaan. Tipe lainnya selain studio ada tipe 1 kamar (36 m2) dan 2 kamar (42 m2) dijual seharga Rp204 juta dan Rp227 juta. Saat ini tower 1 dan 2 sudah terjual 40 persen. Yudis  

Berita Terkait

Ekonomi

Resmi Harga BBM Subsidi Tidak Naik Sampai Akhir Tahun Asal …

Pemerintah berkomitmen memastikan ketersediaan energi dengan harga terjangkau bagi...

Triwulan Satu 2026 Belanja Pemerintah Tetap Ngegas

Konflik baru di Timur Tengah sejak awal Maret 2026...

Menteri dan Wamen PKP Duduk Berdampingan Terima Arahan Presiden Soal Perumahan

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka,...

Kepala BPS Bilang Backlog Perumahan 13 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan,...

Berita Terkini