Jumat, Februari 6, 2026
HomeBerita PropertiBTN Gandeng Tiga Perusahaan Asuransi Kembangkan "Bancassurance"

BTN Gandeng Tiga Perusahaan Asuransi Kembangkan “Bancassurance”

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) akan menggandeng tiga perusahaan asuransi untuk mengembangkan bisnis “bancassurance”.

Direktur Utama BTN Maryono di Jakarta, Rabu mengatakan bahwa adanya “bancassurance” akan melengkapi bisnis kredit perumahan BTN. Perusahaan asuransi itu Jiwasraya, Zurich, dan Gerenali.

bank-btn

“Nasabah kredit perumahan BTN nantinya akan semakin nyaman karena terlindungi oleh asuransi, baik asuransi kredit maupun asuransi jiwa,” ujarnya.

Direktur Bisnis BTN Irman Alvian Zahiruddin menambahkan bahwa kerja sama dengan ketiga perusahaan asuransi itu masih dalam proses persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Masing-masing asuransi itu akan mengeluarkan tiga produknya sehingga totalnya menjadi sembilan produk,” ujarnya.

Irman menambahkan pengembangan bancassurance itu juga akan didukung persiapan SDM melalui pelatihan dan sertifikasi di 23 cabang prioritas dan 65 cabang besar lainnya.

Sementara itu, perseroan menargetkan laba bersih tahun ini sebesar Rp2 triliun atau tumbuh 28,2 persen dibandingkan dengan pencapaian laba akhir tahun lalu Rp1,56 triliun.

Maryono mengatakan bahwa target itu diharapkan dapat lebih memperkuat permodalan perseroan untuk mengikuti aturan basel III. Pada kuartal I 2014, BTN membukukan laba sebesar Rp341 miliar.

“Kuartal I, rasio kecukupan modal kami mencapai 15,74 persen,” katanya.

Basel III sendiri merupakan pengembangan dari Basel Accord, yang berisi rekomendasi pengaturan dan pengawasan perbankan yang dikeluarkan oleh Basel Committee on Banking Supervision (BCBS).

Basel III mensyaratkan kewajiban penyediaan modal minimum yang sama besar, tapi dengan instrumen permodalan yang lebih ketat, yakni rasio kecukupan modal (CAR) di atas 8 persen. Ant

 

Berita Terkait

Ekonomi

Pengangguran Terus Menurun, Jumlah Pekerja Formal Meningkat

Penduduk Usia Kerja (PUK) adalah semua orang yang berumur...

Pertumbuhan Ekonomi 2025 Tak Capai Target

Badan Pusat Statistik 9BPS) melaporkan, Kamis (5/2/2026), perekonomian Indonesia...

Berita Terkini